Rabu, 18 Sep 2019 15:25 WIB

Kasus Anak Meninggal Keracunan Permen Coklat Viral Lagi, Ini Faktanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Cerita yang kembali dibagikan soal anak meninggal keracunan jajanan di Pekalongan. (Foto: Tangkapan layar Facebook) Cerita yang kembali dibagikan soal anak meninggal keracunan jajanan di Pekalongan. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta - Di media sosial ramai dibagikan cerita tentang anak di Pekalongan yang meninggal karena keracunan jajanan permen coklat atau cokelat. Dalam beberapa unggahan disertakan gambar menunjukkan permen coklat terkait dengan narasi sudah ada tiga anak yang meninggal.

"Di grup pada (share -red) ini. Engga tau bener apa engganya, tapi buat kita orang tua harus hati-hati biar engga ada kejadian," tulis pesan yang diterima Junita, ibu dari satu orang anak. "Klarifikasi itu hoax apa enggak?" komentarnya.

Faktanya memang benar ada anak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meninggal usai mengonsumsi jajanan permen coklat pada bulan April 2019 lalu. Namun hanya satu yang dilaporkan meninggal sementara satu anak lagi kondisinya membaik usai dirawat di RSU Budi Rahayu.


Setelah kejadian polisi langsung melakukan pantauan di warung-warung, atas ketersediaan jajanan permen coklat terkait. Kapolres Kota Pekalongan AKBP Ferry Sandi Sitepu kala itu mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kota dan sekolah menertibkan jajanan yang membahayakan.

"Hari ini mengecek keberadaan makanan dimaksud, terutama warung atau kios dekat sekolahan," kata Ferry pada Jumat (26/4/2019).

Dikutip dari situs resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan pada akhirnya tidak diketahui zat apa spesifiknya yang menyebabkan kedua anak mengalami keracunan. Hal ini karena laporan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Semarang tidak menemukan adanya zat berbahaya pada jajanan.

"Uji laboratorium menunjukkan, cokelat mermaid tidak mengandung zat berbahaya," ujar Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto.

Slamet mengaku perlu melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Namun pihaknya tidak mendapat izin keluarga.



Simak Video "Kocak! Viral Facial 'Peletak Peletok' yang Bikin Pasien Histeris"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)