Rabu, 18 Sep 2019 17:34 WIB

Jangan Mau Dikibulin, Soal Pakai Masker Harus Dibalik Itu Hoax!

Firdaus Anwar - detikHealth
Muncul lagi hoax cara pakai masker dibalik. (Foto: Tangkapan layar Facebook) Muncul lagi hoax cara pakai masker dibalik. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta - Masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disebut jadi biang bencana kabut asap yang tengah melanda beberapa daerah Sumatera dan Kalimantan. Laporan yang diterima Kementerian Kesehatan melihat dampaknya terjadi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada warga.

Terkait hal tersebut di media sosial mulai beredar kembali info kesehatan yang menyesatkan tentang cara pemakaian masker yang benar. Beberapa netizen membagikan informasi bahwa dua sisi masker dengan warna berbeda punya fungsinya masing-masing.

"Sa'at kabut asap gunakan sisi putih diluar," tulis unggahan yang dibagikan pengguna Facebook Jumat (13/9) lalu.


Informasi tentang pemakaian masker itu sebetulnya sudah viral sejak tahun 2017. Kala itu Business Manager Consumer Health Care Division PT 3M Indonesia, Yunadi Aulia Desmawan, menegaskan hal tersebut tidak benar alias hoax.

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K), MPdKed, juga telah membantah informasi tersebut.

"Nggak benar. Yang birunya harusnya di luar," katanya.

Menurut dr Feni cara pakai masker yang benar adalah bagian keras diletakkan di atas agar mengurangi efek kebocoran. Masker bedah yang biasa dipakai masyarakat maksimal digunakan selama delapan jam setelah dikeluarkan dari kemasan dan setelah itu harus dibuang (sekali pakai).

Contoh hoax cara pakai kabut asap yang beredar.Contoh hoax cara pakai masker yang beredar. (Foto: internet)




Simak Video "Penjelasan Dokter Soal Viral Masker Pantyliner untuk Lawan Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)