Rabu, 18 Sep 2019 18:25 WIB

Air Purifier Mahal, Dakron 'Isi Bantal' Sama Ampuhnya Menyaring Kabut Asap

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kabut asap di Palangka Raya makin parah (Antara Foto) Kabut asap di Palangka Raya makin parah (Antara Foto)
Jakarta - Beragam cara dilakukan untuk menyaring udara yang masuk ke rumah atau dalam ruangan agar konsentrasi partikel polusi bisa dikurangi. Banyak warga yang mengandalkan air purifier, sayangnya harganya mahal dan belum tentu semua bisa menjangkaunya.

"Mahal lho air purifier. Yang penting lubang udara yang masuk ditutupi pakai dakron basah. Dakron kan berfungsi untuk filter," ucap Sekertaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Ahmad Yurianto, kepada detikcom, Rabu (18/9/2019).

Jenis dakron yang digunakan pun terbilang murah dan mudah didapatkan di pasaran. Hanya saja memang masih banyak yang belum tahu bahwa dakron basah bisa digunakan sebagai penyaring udara.



"Dakron yang di pasar itu yang isian bantal bukan kapuknya. Bukan murah lagi, banyak. tapi tidak semua warga itu tahu kain dakron itu apa," kata pria yang akrab disapa dr Yuri ini.

Kajian mengenai dakron basah telah diteliti oleh ITB (Institut Teknologi Bandung) pada 2015 silam sehingga efektivitasnya bisa dibuktikan dan saat itu ternyata mampu menurunkan kadar partikel pencemaran udara dari luar.

"Sangat efektif. Itu sudah kajian ITB dan itu sudah implementatif sebenarnya. Sayangnya pemahaman soal dakron belum tersosialisasi di banyak masyarakat," tutupnya.



Simak Video "Ngobs Kuy! Duka Kabut Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)