Jumat, 20 Sep 2019 12:35 WIB

Soal Bayi Diberi Kopi, Menkes: Nggak Bener Itu!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Bayi diberi minum kopi? Menkes: Nggak Bener itu (Foto: thinkstock) Bayi diberi minum kopi? Menkes: Nggak Bener itu (Foto: thinkstock)
Jakarta - Beberapa waktu lalu, pasangan suami istri asal Polewali Mandar menyita perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, bayinya yang masih berusia di bawah 2 tahun diberi kopi sejak umur 6 bulan lantaran tak punya uang untuk beli susu.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, menyebut kejadian itu terjadi karena kurangnya pengetahuan soal pola asuh yang benar. Bukan tak mungkin kejadian ini pun dialami oleh banyak anak lainnya.

"Ibunya cukup gemuk cukup sehat kok dikasih kopi. Kasihnya kopi karena bilangnya nggak punya uang. Kasih kopi bilangnya karena nggak suka susu. Nggak bener itu," tegas Menkes saat dijumpai di Gedung Kementerian Kesehatan Jl HR Rasuna Said, Jumat (20/9/2019).

Perempuan diberkahi oleh ASI, begitu kata Menkes. Jika orang tua tak punya uang untuk beli susu, air susu ibu sangat bisa diberikan pada anak apalagi yang masih berusia di bawah 2 tahun.



"Dia bisa kasih anaknya ASI sampai umur 2 tahun. Tuhan berikan ASI kepada perempuan. Ada tujuannya. Jadi penting sekali jika kita memberikan pola asuh kepada semua orang bahwa ASI itu baik sekali," paparnya.

Sebelumnya, dokter spesialis anak, dr Meta Hanindita, SpA, menyebut memberikan kopi pada anak menjadikan kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi, menyebabkan gagal tumbuh dan tentu gizi buruk. Kopi tak punya karbohidrat, lemak, protein, apalagi mikronutrien (zat besi, zinc, vitamin dan mineral lain) yang sangat diperlukan anak dan bayi.

"Yang jelas susu itu nggak ada gantinya," imbuh dr Meta.



Simak Video "Kemesraan Menkes Terawan dengan IDI Bicara Soal JKN"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)