Jumat, 20 Sep 2019 19:10 WIB

Bisa Kateter, Penderita Penyakit Jantung Bawaan Tak Selalu Harus Bedah

Michelle Natasya - detikHealth
Ilustrasi jantung. Foto: thinkstock Ilustrasi jantung. Foto: thinkstock
Jakarta - Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur maupun fungsi jantung yang dialami bayi sejak lahir. Dengan perkembangan teknologi di bidang kedokteran, kini sebagian penderita penyakit jantung bawaan tidak perlu lagi melakukan pembedahan atau operasi.

Dokter spesialis penyakit jantung sekaligus Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr Radityo Prakoso, SpJP(K), FIHA, mengatakan bahwa kelainan penyakit jantung bawaan dapat terjadi pada dinding jantung, katup jantung, maupun pembuluh darah yang ada di dekat jantung. Akibatnya dapat terjadi gangguan aliran darah di dalam tubuh pasien seperti sumbatan aliran darah.

"Saat ini metode pilihan utama non bedah untuk menangani penyakit jantung bawaan tertentu adalah prosedur intervensi menggunakan kateter," katanya.


Intervensi menggunakan kateter memiliki beberapa keuntungan. Beberapa di antaranya adalah risiko komplikasi operasi relatif lebih rendah, masa rawat di rumah sakit dan pemulihan lebih singkat, biaya lebih murah, dan waktu pengerjaan tindakan lebih singkat. Namun, tidak semua dapat diatasi dengan intervensi non-bedah. Jenis yang kompleks tetap memerlukan intervensi bedah.

dr BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP (K), FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sekaligus wakil ketua AFCC menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan dapat dideteksi dini sejak dalam kandungan. Selain itu, mengontrol gula darah yang baik sebelum kehamilan juga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung bawaan akibat diabetes pada ibu.



Simak Video "Cara Murah dan Mudah Hindari Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)