Senin, 23 Sep 2019 16:45 WIB

Bukan dengan Terapi Infus, Ini Pengobatan yang Tepat untuk Jantung Koroner

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ini pengobatan yang tepat untuk mengatasi penyakit jantung koroner. Foto ilustrasi: shutterstock Ini pengobatan yang tepat untuk mengatasi penyakit jantung koroner. Foto ilustrasi: shutterstock
Jakarta - Belum lama ini, beredar kembali info kesehatan yang viral terkait terapi infus yang dilakukan oleh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mengobati penyakit jantung. Namun, terapi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya secara ilmiah.

Wakil Sekjen I Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA mengatakan ada metode pengobatan lain yang bisa dilakukan untuk menangani penyakit jantung koroner.

"Penyempurnaan stent, obat-obatan sebelum dan sesudah tindakan, serta preventif promotif penyakit jantung lebih diutamakan setelah pasien terdiagnosa penyakit jantung," katanya pada detikcom, Senin (23/9/2019).


Dikutip dari Healthline, stent jantung adalah gulungan baja anti karat yang terbuat dari jaringan logam. Stent jantung digunakan untuk mengobati arteri koroner yang menyempit, tersumbat, dan untuk meningkatkan aliran darah setelah serangan jantung.

Perangkat ini dirancang untuk mendukung dinding arteri, menjaganya tetap terbuka, dan meningkatkan aliran darah ke jantung. Menurut Clevaland Clinic, angioplasti dengan stent biasanya direkomendasikan untuk pasien yang hanya memiliki satu atau dua arteri yang tersumbat. Jika memiliki lebih dari dua arteri yang tersumbat, operasi bypass menjadi pilihan yang terbaik.

Cara ini dilakukan dengan memasukkan stent jantung di bawah anestesi lokal, dengan membuka sayatan kecil di selangkangan, lengan, atau leher. Setelah itu, dokter akan memasukkan kateter dengan stent dan balon di ujungnya. Ketika mencapai area yang menyempit atau tersumbat, balon akan dikembangkan untuk memperluas stent dan merenggangkan arteri untuk meningkatkkan aliran darah.

Selama prosedur ini, filter akan mencegah plak dan gumpalan darah yang terlepas untuk mengambang bebas dalam aliran darah. Pasca prosedur ini, pasien di haruskan mengkonsumsi obat untuk membantu mencegah pembekuan di dalam stent. Saat arteri pulih, jaringan yang ada di tubuh pasien akan mulai menyatu dengan stent dan menambah kekuatan pada arteri.



Simak Video "Cara Murah dan Mudah Hindari Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)