Selasa, 24 Sep 2019 12:04 WIB

Kenapa Air Pelarut Susu Formula Bayi Harus Bebas Mineral?

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta - Sering menyeduh susu untuk si kecil menggunakan air mineral dalam kemasan? Perlu diketahui, kandungan dalam air mineral bisa saja mempengaruhi nutrisi yang terdapat dalam susu.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals, dr Muliaman Mansyur, air mineral merupakan air minum yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu. Kadang kita tidak tahu mineral apa yang ditambahkan ke dalam air kemasan.

"Banyak yang menganggap bahwa yang dipakai sebagai pelarut bubur atau susu si kecil cukup dengan air kemasan atau air rebusan dari keran. Padahal, pemilihan jenis air yang sesuai untuk menyiapkan susu atau makanan si kecil penting untuk melindungi nutrisinya," ujar dr Muliaman kepada detikHealth baru-baru ini.


dr Muliaman menjelaskan susu formula maupun makanan yang dikonsumsi bayi sudah banyak kandungan zat gizi. Di antaranya adalah vitamin dan mineral, yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

"Selain beragam jenis vitamin dan mineral, contoh kandungan mineral makro yang ada dalam susu maupun makanan bayi meliputi zat besi, seng, kalsium, hingga vitamin B," ujarnya.

Menurut dr Muliaman apabila kita salah mengolah bahan-bahan untuk campuran susu atau membuat bubur untuk si buah hati, tentunya akan mempengaruhi kandungan gizinya. Misalnya, memasaknya terlalu lama atau tidak menggunakan jenis air yang berkualitas baik.

Karena itu, lanjut dr Muliaman, air bebas mineral menjadi pilihan yang tepat, sehingga kita tidak menambahkan mineral yang sudah ada ke dalam susu atau makanan bayi dan anak. Air demineral adalah air minum yang diperoleh melalui serangkaian proses pemurnian distilasi atau menghilangkan mineral seperti timbal hitam, aluminium, dan zat kimiawi yang berasal dari resapan tanah.

Selain itu juga melalui proses deionisasi atau penyeimbangan ion positif dan ion negatif, serta proses reverse osmosis atau pemurnian air. Air demineral sering juga disebut sebagai air bebas mineral.

"Manfaatnya menggunakan air demineral adalah kandungan zat gizi dalam susu atau makanan-bubur tidak bertambah atau berubah. Bahayanya tentu kalau kelebihan mineral yang tidak diperlukan akan berdampak Kesehatan jangka panjang tergangung mineral apa yg banyak dikonsumsi," ujarnya.

Salah satu air demineral yang bisa dipilih adalah Morinaga Heiko+ Water. Air demineral ini sudah melalui 8 proses tahapan pengolahan sehingga terjamin secara kualitasnya. Proses tersebut di antaranya air ini dipilih dari kedalaman sumber air pegunungan (artesian water source).


Dari sumber air tersebut, Morinaga Heiko+ Water diproses melalui multistage filtration, Super Fine Reverse Osmosis (Super RO), UV Lamp, Magnet Trap, dan melalui tahapan Ultra High Temperature (UHT) dengan pemanasan pada suhu 141 derajat celcius selama 60 detik.

Air demineral ini juga diproses melalui Aseptic Filling, yakni proses pengisian ke dalam botol steril bersegel sehingga dapat menjaga kesterilan dan higienis. Air demineral ini juga telah melalui tahapan quality control yang dilakukan oleh tim ahli dari Kalbe, Hokkan, dan Morinaga Japan.

Dengan tahapan-tahapan tersebut, Morinaga Heiko+ Water tentu steril dan higienis karena bebas dari bakteri, virus, parasit, maupun jamur. Air demineral ini pun tidak akan mempengaruhi jumlah mineral dari makanan yang diolah menggunakan air.

Sehingga Morinaga Heiko+ Water pun memiliki berbagai manfaat dan dapat digunakan untuk melarutkan susu bubuk, bubur, biskuit bayi, dan makanan lainnya, serta dapat dikonsumsi langsung oleh seluruh anggota keluarga. (akn/mpr)