Senin, 30 Sep 2019 18:13 WIB

Begini Caranya Mengatasi Mata Perih karena Efek Gas Air Mata Saat Demo

Widiya Wiyanti - detikHealth
Gas air mata ditembakkan saat demo. Foto: (Farih-detikcom) Gas air mata ditembakkan saat demo. Foto: (Farih-detikcom)
Jakarta - Demonstrasi yang dilakukan sejumlah massa dari kalangan mahasiswa dan pelajar terjadi lagi pada Senin (20/9/2019). Polisi pun menembakkan gas air mata untuk memaksa massa mundur.

Efek dari tembakan gas air mata ini tentunya membuat mata perih bahkan sampai mengeluarkan air mata. Gas air mata terbuat dari beberapa senyawa kimia aktif seperti CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, phenacyl bromide, atau semprotan merica.

Efek gas air mata bukan hanya menyebabkan mata perih dan berair. Pada beberapa orang, gas yang terhirup juga memicu iritasi pada saluran napas sehingga dada terasa sesak. Ini dialami oleh beberapa demonstran yang dirawat di RS Pusat Pertamina.

"Keluhannya kebanyakan pasien datang ke sini kondisinya sesak karena terkena gas air mata itu, terus kemudian pasien histeris ataupun karena mungkin lari larian kejar-kejaran dan ketakutan makanya pasien di sini histeris," kata Kabid Humas RSPP, Agus W Susetyo beberapa waktu lalu.



Jika terkena gas ini, ikuti beberapa cara berikut untuk mengatasinya:

1. Menjauh dari sumber gas

Kebanyakan orang menganggap odol dapat menangani efek dari gas air mata. Nyatanya, menurut dr Wisnu yang pertama harus dilakukan saat terpapar gas air mata adalah dengan menjauhi sumber gas tersebut. Gas ini memiliki massa yang berat sehingga lebih cepat turun ke tanah. Usahakan segera pergi ke tempat yang lebih tinggi.

2. Pakai masker dan kacamata

Ketika dihirup gas air mata juga bisa membuat sesak. Masker gas bisa jadi pilihan terbaik. Namun ada pilihan lain yaitu dengan menyiapkan handuk yang sudah direndam dengan jus lemon dan menyimpannya dalam kantong plastik.

Selain itu, kacamata juga dapat melindungi mata. Kacamata renang yang ketat bisa menjadi perlindungan mata kamu saat terpapar gas air mata. Dan jangan gunakan lensa kontak.

3. Bilas dengan air bersih

Ketika mata terpapar gas air mata dan mulai mengalami iritasi, pertolongan selanjutnya adalah membilas mata dengan air mengalir dan bersih.

4. Bersihkan wajah

Jika terlanjur terpapar gas air mata, carilah tempat yang aman dan bersihkan mata, kulit, dan rambut. Air yang mengalir dalam jumlah besar bisa membantu membersihkan gas yang menempel di tubuh. Agar hasilnya lebih optimal, bersihkan dengan sabun dan bilas sampai bersih.



Simak Video "Lelah Dengan Tekanan Sosial? Jangan Malu Curhat ke Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)