Selasa, 01 Okt 2019 14:10 WIB

Mengenal Oksigen Kaleng yang Banyak Dicari Saat Demo Ricuh

Michelle Natasya - detikHealth
Efek gas air mata juga bisa bikin sesak napas (Foto: Rifkianto Nugroho) Efek gas air mata juga bisa bikin sesak napas (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Oksigen kaleng banyak dicari oleh para relawan saat terjadi demontrasi massa yang berakhir ricuh pada Senin (30/9/2019) malam. Di posko-posko medis oksigen kaleng dibutuhkan untuk mengurangi sesak napas akibat gas air mata.

dr Kevin William Hutomo, dokter umum di RSUD Pasar Minggu menjelaskan bahwa oksigen kaleng mengandung gas oksigen murni. Fungsinya adalah memberikan oksigen murni bertekanan yang nantinya akan menyegarkan paru-paru.

"Oksigen murni bertekanan dapat digunakan saat kondisi-kondisi darurat sesak napas termasuk juga saat terpapar gas air mata yang mengiritasi di saluran napas mulai dari hidung hingga paru-paru," jelas dr Kevin saat dihubungi detikcom, Selasa (1/10/2019).



Namun yang perlu diingat adalah oksigen dalam tabung oksigen kaleng sangat terbatas jumlahnya. Bila oksigen di dalam kaleng sudah habis, tidak akan ada efek apapun walau kita menghirup udara yang keluar dari kaleng. Hal ini dikarenakan kandungan oksigen murninya sudah tidak ada dan tekanan udaranya pun berkurang.

"Kalau masih sesak kita harus segera memeriksakan diri atau membawa diri kita untuk dilakukan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan terdekat," pesan dr Kevin.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)