Selasa, 01 Okt 2019 17:35 WIB

Gas Air Mata Bikin Pedih dan Sesak, Begini Cara Menangkalnya

Michelle Natasya - detikHealth
Polisi melemparkan gas air mata untuk menhalau massa (Foto: Muhammad Ridho) Polisi melemparkan gas air mata untuk menhalau massa (Foto: Muhammad Ridho)
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata
Jakarta - Kalangan pelajar dan mahasiswa menggelar aksi demo beberapa hari terakhir. Aksi tersebut pun diwarnai dengan pelemparan gas air mata oleh pihak kepolisian untuk memukul mundur massa yang sempat ricuh.

Gas air mata dapat menyebabkan sensasi terbakar pada mata, kulit, dan paru-paru. Jadi tidak heran jika massa aksi banyak yang mengeluhkan perih di area mata dan sesak napas. Lalu, bagaimana cara untuk melindungi diri dari efek gas air mata?

Dikutip dari International News Safety Institute (INSI), Anda dapat menggunakan masker gas atau sering disebut respirator untuk melindungi diri. Namun, harga masker ini pun tidak murah dan terdapat lisensi ekspor di beberapa negara.



Masker gas ini merupakan masker karet dengan tabung atau filter yang dipasang di bagian samping. Pastikan Anda memiliki tabung cadangan, karena tabung ini perlu diganti setelah beberapa jam pemakaian.

Jika sudah memiliki masker gas, pastikan masker ini berfungsi dengan baik dan dipasang dengan benar. Masker apa pun yang dibeli secara online atau di toko harus diperiksa kembali untuk memastikan mereka berfungsi dengan baik. Selain masker gas, anda juga bisa menggunakan masker debu dan kacamata untuk memberikan tingkat perlindungan tertentu.



Simak Video "Jajal Langsung, Menjadi 19 cm di Klinik Mak Erot yang Legendaris "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata