Selasa, 01 Okt 2019 19:16 WIB

Terapi Unik 'Sentuhan Ajaib' dari Banyuwangi, Bagaimana Mekanismenya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Sentuhan ajaib lakukan hanya dengan menyentuh dan memijat beberapa titik tubuh klien. (Foto: Frieda/detikHealth) Sentuhan ajaib lakukan hanya dengan menyentuh dan memijat beberapa titik tubuh klien. (Foto: Frieda/detikHealth)
Banyuwangi - Sejak tahun 2012, Rendi Dwi Angga Saputra, SH, CH, Cht, CTNNLP, MPA, membuka praktik dengan slogan 'Terapi Sehat Sentuhan Ajaib'. Sesuai dengan slogan tersebut, praktik itu ia lakukan hanya dengan menyentuh dan memijat beberapa titik tubuh klien untuk menstimulasi dan membantu penyembuhan penyakit atau keluhan klien.

Rendi (32) mengaku tak banyak yang meragukan atau tidak memercayai praktik yang ia jalankan tersebut. Namun baginya hal tersebut tak masalah karena praktik ini tak menjanjikan kesembuham seperti pemahaman pengobatan alternatif pada umumnya. Lalu, bagaimana cara kerja terapi unik satu ini?

"Pertama ketika klien datang, saya lakukan komunikasi awal untuk membangun kepercayaan serta keyakinan bahwa setiap penyakit itu ada obatnya. Sambil saya melakukan analisis dari tubuh energi klien. Setelah itu saya lakukan teknik akupresur pada titik kaki klien guna memperlancar peredaran darahnya dan mendeteksi titik-titik sumbatan pada tubuh klien," papar Rendi saat ditemui detikcom di tempat praktiknya, Madahafnis Hypno Prana Aura, Banyuwangi, Selasa (1/10/2019).


Rendi memercayai bahwa penyakit apapun akan bisa sembuh apabila darah mengalir dengan lancar. Selanjutnya, ia akan melakukan akupresur untuk menemukan akar masalah dari penyakit klien, dilanjutkan totok saraf energi melalui tusuk gigi.

"Saya menghindari pengunaan jarum karena harus steril dan banyak risikonya. Setelah selesai, kemudian saya lakukan stimulasi energi dengan prana di mana tubuh klien akan merespon panas ataupun seperti terkena listrik," lanjutnya.

Setelah selesai, ada satu metode yang kadang ia lakukan dan kadang tidak ia lakukan, yakni metode daun. Dengan menggunakan daun apapun yamg masih segar, ia akan mengusap tubuh klien untuk pembersihan sisa-sisa energi negatif atau penyakit.

Prema healing akan dilakukan selanjutnya pada bagian punggung dan bahu. Setelah selesai, Rendi akan melakukan pengecekan dan jika dinilai cukup maka proses terapinya selesai.

"Nah, uniknya setelah selesai terapi maka 3 sampai 8 jam setelahnya, tubuh klien akan auto melakukan detoksinasi dan perbaikan jaringan sendiri," katanya.

Karena itulah, biasanya Rendi menyarankan klien untuk minum air putih banyak setelah proses terapi agat badan tidak lemas atau mengalami dehidrasi. Karena tubuh klien tengah bekerja memperbaiki jaringan tubuhnya sendiri selama 3 sampai 8 jam setelah terapi.





Simak Video "Bekam Tanduk Sapi, Pengobatan Terapi Alami yang Istimewa"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)