Rabu, 02 Okt 2019 08:30 WIB

Dinkes Petakan Enam Hotspot yang Menjadi Sebaran HIV/ AIDS di Kota Tegal

Imam Suripto - detikHealth
Gambar peta sebaran HIV di Tegal. (Foto: Imam Suripto) Gambar peta sebaran HIV di Tegal. (Foto: Imam Suripto)
Tegal - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Tegal, Jawa Tengah, saat ini mencapai 313 orang. Ada enam titik (hot spot) di Kota Tegal, yang menjadi sumber penyebaran virus ini.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PPP) Dinkes Kota Tegal Imam Sahadat didampingi petugas Konseling HIV Kota Tegal, Joko Purwanto, dari RSUD Kardinah Kota Tegal menyebut ada sekitar 313 orang penderita HIV/AIDS di Tegal. Dari jumlah itu, yang terjangkit HIV sebanyak 197 orang, AIDS sebanyak 116 orang dan 52 di antaranya sudah meninggal dunia.

"Hasil terakhir dua hari lalu tercatat dua orang dinyatakan positif HIV. Dua orang tersebut bukan warga Kota Tegal, hanya saja tinggal di rumah kost yang ada di Kota Tegal. Jadi dari jumlah 313 bertambah 2 orang menjadi 315 orang," ungkap Joko Purwanto dalam sosialisasi pembentukan RW Peduli HIV/AIDS di Kantor Dinas Kesehatan Jalan Proklamasi Kota Tegal, Selasa (1/10/2019) siang.

Dalam kesempatan sama, Imam Sahadat menyebut, jumlah penderita penyakit tersebut merupakan hasil temuan kasus HIV/AIDS di layanan Kesehatan Kota Tegal dari tahun 2018 sampai 31 Agustus 2019, dengan tidak memandang domisili penderita.



Pihaknya menerangkan, hasil pemetaan sebaran HIV di Kota Tegal menemukan enam titik (hot spot). Enam titik itu masing-masing-masing, 5 warung lesehan, 6 tempat pijat dan spa, 12 tempat hiburan karaoke, 9 tempat kost, 14 basecamp Lelaki Suka Lelaki (LSL) dan 9 basecamp kaum waria.

"Ada enam hot spot di Kota Tegal yang menjadi tempat penyebaran penyakit ini. Kami sudah mendatanya," terang Imam Sahadat.

Joko Purwanto menjelaskan lebih jauh lokasi pengidap berdasarkan temuan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Kota Tegal Tahun 2017 sebagai berikut: Kecamatan Tegal Timur sebanyak 8 orang positif HIV dan 5 orang AIDS. Tegal Barat 13 HIV dan 6 AIDS. Tegal Selatan 9 HIV dan 5 AIDS. Kecamatan Margadana sebanyak 6 orang HIV dan 4 AIDS.

"Menyikapi persoalan tersebut Kota Tegal melakukan kebijakan, berupa peningkatan upaya premordial melalui Perda HIV, APBD II dan GF ATM komponen AIDS. Penguatan promosi kesehatan melalui sosialisasi, pembentukan kader, sosialisasi RW peduli HIV dan Peran masyarakat temukan HIV/AIDS dan penyakit penyakit penyerta tanpa stigma," papar Joko.

Dijelaskan pula oleh Joko Purwanto, Human Immunideficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini menimbulkan penyakit AIDS. Penyakit ini tergolong retrovirus, yaitu kelompok virus yang mampu mengkopi cetak materi genetik dirinya ke dalam sel-sel yang ditumpangi.

Sementara itu Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan oleh HIV. Penyakit ini didapat bukan dari keturunan, melainkan karena sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik sehingga penyakit gampang menyerang.



Simak Video "Virus HIV Bisa Dihambat Sama Obat ARV"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/fds)