Kamis, 03 Okt 2019 15:33 WIB

IDI Jayapura: Korban Kerusuhan Wamena Mayoritas Luka Bakar dan Luka Bacok

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Situasi Wamena pasca rusuh (Foto: Saiman/detikcom) Situasi Wamena pasca rusuh (Foto: Saiman/detikcom)
Jakarta - Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, beberapa waktu lalu masih menimbulkan trauma bagi masyarakat, terlebih petugas kesehatan. Namun kejadian tersebut tak menyurutkan semangat dokter dan tenaga kesehatan lain untuk terus melayani masyarakat yang menjadi korban kerusuhan.

Ketua IDI Kota Jayapura, dr Samuel Maripadang Baso, SpPD, FINASIM menceritakan pada saat kerusuhan terjadi, banyak dokter dari puskesmas turun membantu ke rumah sakit. Semua dokter dari 19 puskesmas diarahkan untuk berkumpul di rumah sakit umum Wamena.

"Korban kebanyakan itu ada luka bakar, luka bacok, patah tulang, yang semuanya itu dilayani dengan baik. Kalau ada kesulitan, kami ada dokter ahli yang dikirim dari Jayapura," sebut dr Samuel yang juga bertugas di RS Provita Jayapura kepada media melalui teleconference, Kamis (3/10/2019).



Sampai saat ini, penanganan untuk korban masih berlanjut. Memang ada sedikit kendala khususnya ketersediaan dokter spesialis tapi Pemerintah Daerah sudah mengirim dokter dari Jayapura sehingga pengobatan pasien terus berlanjut.

"Setiap dua minggu pun ada pergantian dokter dari Jayapura ke Wamena dan ada bantuan dari Makassar kemarin jadi saya kira penanganan baik," pungkasnya.



Simak Video "Komitmen Ikatan Dokter Indonesia di HUT ke-69"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)