Kamis, 10 Okt 2019 15:50 WIB

Wiranto Ditusuk, Bagaimana Cara Dokter Menilai Keparahan Luka Tusuk di Perut?

Firdaus Anwar - detikHealth
Wiranto ditusuk pria tak dikenal di Pandeglang. (Foto: 20Detik) Wiranto ditusuk pria tak dikenal di Pandeglang. (Foto: 20Detik)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh seorang pria dengan senjata tajam saat berkunjung ke Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10/2019) siang. Ia dikabarkan mengalami luka tusuk di perut dan hingga kini masih menjalani perawatan.

"Sudah terkena lapisan perut. Ada dua tusukan di lapisan peritoneumnya," kata Dirut RSUD Pandeglang Berkah, Firmansyah.


Dikutip dari Departemen Bedah Univeristy of Toronto, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengevaluasi tingkat keparahan luka tusuk di area perut. Seorang tenaga medis harus bisa menilai apakah pasien membutuhkan operasi segera dengan melihat kondisi jumlah luka, instabilitas hemodinamik, hingga kondisi organ dalam perut.

Korban yang kehilangan banyak darah karena perdarahan, luka menembus lapisan dinding perut, atau masih ada objek yang tertinggal di tubuh disebut harus segera menjalani operasi.

"Tapi ini hanya panduan saja. Kondisi per individu bisa beragam sehingga penilaian klinis harus selalu digunakan. Saat ragu berkonsultasilah dengan dokter ahli trauma yang bertugas," tulis Departemen Bedah Univeristy of Toronto.

Dalam kasus penyerangan yang terjadi, Wiranto ditusuk saat baru turun dari mobil di Alun-alun Menes untuk menyambut masyarakat. Tiba-tiba, dari arah belakang seorang pria berinisial SA menusuk Wiranto hingga menyebabkan mantan Panglima ABRI tersebut tersungkur.



Simak Video "Cara Jaga Kesehatan Mata saat Gunakan Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)