Rabu, 16 Okt 2019 05:01 WIB

Sampai Ada Ancaman Pemecatan, Kenapa Orang Suka Sekali Nyinyir di Medsos?

Michelle Natasya - detikHealth
Nyinyir di medsos kadang-kadang tidak diimbangi dengan sikap ksatria di kehidupan nyata (Foto: iStock) Nyinyir di medsos kadang-kadang tidak diimbangi dengan sikap ksatria di kehidupan nyata (Foto: iStock)
Jakarta - Sejumlah pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dicopot gara-gara status nyinyir di media sosial. Ancaman sanksi tegas juga dialamatkan pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan nyinyir di media sosial.

Kenapa sih orang suka sekali nyinyir di media sosial?

Menurut Gracia Ivonika, psikolog dari Personal Growth, pada dasarnya mengungkapkan komentar di media sosial merupakan luapan dari emosi yang dirasakan. Seseorang yang sensitif terhadap lingkungan, akan lebih mudah terpancing untuk memberikan tanggapan.



Gracia mengatakan, secara umum seseorang berperilaku nyinyir biasanya karena memiliki perasaan tidak aman atau insecure dan cenderung rendah diri. Hal ini membuat orang tersebut mencari kompensasi untuk mengatasi perasaan tersebut dengan menyindir atau memberikan kritik yang membuatnya merasa lebih baik dibandingkan orang lain.

"Penyebab lainnya bisa jadi kurangnya empati dan kontrol diri yang baik. Ketika menyampaikan penilaian, mereka tidak sadar dan tidak memikirkan bagaimana penilaian tersebut akan berdampak negatif pada orang lain," jelas Gracia pada detikcom, Selasa (15/10/2019).

Gracia juga menambahkan, seseorang yang berperilaku nyinyir juga bisa karena sekedar mencari eksistensi di tengah dunia digital. Dengan bisa menyamarkan identitas di media sosial, memperbesar kemungkinan orang-orang lebih berani memberikan komentar negatif kepada orang lain tanpa terlebih dulu mencari tahu atau memahami secara mendalam tentang suatu hal.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)