Minggu, 20 Okt 2019 13:13 WIB

Viral Aksi Pamer 'Burung' di Depok, Bisakah Ekshibisionisme Disembuhkan?

Michelle Natasya - detikHealth
Aksi pamer burung kerap dikaitkan dengan perilaku ekshibisionisme (Foto: iStock) Aksi 'pamer burung' kerap dikaitkan dengan perilaku ekshibisionisme (Foto: iStock)
Jakarta - Warga Depok geger dengan setidaknya dua aksi 'pamer burung' yang terjadi selama sepekan ini. Kejadian pertama dialami seorang perempuan di pinggir jalan dan kejadian kedua terjadi di atas angkot berpenumpang.

Perilaku seperti ini kerap dikaitkan dengan ekshibisionisme, yakni kecenderungan untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan memamerkan alat vitalnya pada orang lain secara acak di tempat umum. Reaksi panik dan ketakutan dari orang yang melihatnya, memberinya kepuasan tersendiri.

Apakah pelaku penyimpangan ekshibisionisme dapat disembuhkan?

Dikutip dari Psychology Today, kebanyakan orang dengan gangguan ini tidak mencari pengobatan sendiri, dan tidak menerima perawatan sampai mereka ditangkap dan diharuskan oleh pihak berwenang. Padahal, pengobatan dini sangat disarankan.



Menurut psikiater dr Andri, SpKJ, FAPM dari Klinik Psikosomatik, RS Omni Alam Sutera, terdapat beberapa jenis terapi yang bisa diberikan kepada seseorang dengan kecenderungan eksibisionisme. Salah satunya terapi perilaku dan pemberian obat-obatan yang sifatnya mengubah hormon si pelaku.

"Pertama-tama kita lakukan psikoanalitik, utamanya mencari dasar dari perbuatan eksibisionisme yang dilakukan sehingga orang tersebut akhirnya bisa menyadari apakah memang karena inferioritasnya ataukah karena masalah lainnya," papar dr Andri beberapa waktu lalu.

Penting untuk dicatat, tidak semua orang yang suka memamerkan alat vital di tempat umum adalah pengidap gangguan mental. Butuh pemeriksaan klinis oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk memastikannya. Jadi kalau memang tidak butuh terapi, ya tetap harus diproses dengan hukum yang berlaku.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)