Senin, 21 Okt 2019 15:00 WIB

Begal Payudara Beraksi di Bandung, Ini Dampak Traumatisnya bagi Korban

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Aksi begal payudara bisa membuat korban trauma (Foto: thinkstock) Aksi begal payudara bisa membuat korban trauma (Foto: thinkstock)
Jakarta - Pelecehan seksual dengan begal payudara kembali menghebohkan jagad maya. Kali ini kasusnya dialami oleh akun Twitter @Ka*****gi saat mengendarai sepeda motor di kawasan Antapani, Jalan Purwakarta, Kota Bandung.

Korban yang mengaku mengenakan pakaian tertutup saat itu, mendapati pengendara motor lain meremas payudaranya dengan kencang. Korban pun langsung syok dan takut.

Selain dua hal tersebut, korban juga dapat berisiko mengalami trauma. Terdapat beberapa tanda yang menunjukkan kondisi trauma korban dari pelaku begal payudara.

"Ditandai dengan rasa takut untuk keluar rumah, saat berada di jalanan ia merasa tidak aman, ada perasaan was-was dan curiga berlebihan terhadap orang lain, sering teringat dengan kekerasan seksual yang pernah dialami," ujar psikolog klinis Felicia Ilona Nainggolan saat diwawancarai detikcom beberapa waktu lalu, terkait kasus serupa yang terhadi di Surabaya.



Jika mengalami kondisi tersebut, sebaiknya korban segera melakukan konsultasi dengan pihak yang kompeten, menurut psikiater dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ (dr Noriyu). Selain itu, dia menyarankan agar melapor pada petugas keamanan dan bisa ditindaklanjuti.

"Kalau mau dilaporkan ke petugas keamanan terdekat ya boleh saja. Tidak bisa dipungkiri, gangguan ini berisiko pada keseimbangan dan kondisi kesehatan mental korban," kata dr Noriyu.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)