Kamis, 24 Okt 2019 15:10 WIB

Cerita Turis yang Beruntung Kanker Payudaranya Terdeteksi Kamera Museum

Firdaus Anwar - detikHealth
Kanker payudara terdeteksi kamera museum. (Foto: BBC/Bal Gill)
Jakarta - Kanker payudara adalah salah satu penyakit kanker yang paling banyak diderita wanita. Deteksi dini jadi masalah utama karena seringnya seseorang tidak sadar kena kanker payudara sampai penyakit berkembang parah menimbulkan gejala.

Berhubungan dengan itu, seorang wanita punya cerita unik karena beruntung tak sengaja tahu status kanker payudaranya saat mengunjungi museum pada bulan Mei lalu.

Bal Gill (41) dari Skotlandia curiga ketika melihat rekaman dirinya melewati kamera pemindai panas. Gill memperhatikan warna payudara sebelah kirinya punya warna lebih kemerahan dibanding payudara sebelah kanan.


"Kami sekeluarga melewati lantai yang ada ruangan kamera pemindai panasnya. Sama seperti keluarga lain, saat masuk kami mulai melambai-lambai ke arah kamera dan melihat hasilnya," kata Gill seperti dikutip dari BBC, Kamis (24/10/2019).

"Saat melakukan ini saya sadar ada titik panas di payudara sebelah kiri. Kami pikir ini aneh karena anggota keluarga yang lain tidak memilikinya. Saya foto lalu lanjut menikmati museum," lanjutnya.

Sampai di rumah Gill berinisiatif mengunjungi dokter untuk mendapatkan kepastian. Hasilnya ternyata memang ia terkonfirmasi menderita kanker payudara. Ia langsung menjalani operasi pengangkatan payudara (mastektomi).

Menurut Direktur Medis NHS Lothian, dr Tracey Gillies, kamera pemindai panas secara teori memang bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi kanker. Saat sel kanker tumbuh maka akan ada aliran darah dan metabolisme ekstra yang menyebabkan suhu permukaan kulit sedikit lebih tinggi dari area sekitarnya.

"Dulu kamera pemindai panas memang telah dicoba untuk mendeteksi kanker. Tapi hingga sekarang cara ini tidak pernah menjadi alat skrining yang terbukti," kata dr Tracey.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)