Kamis, 24 Okt 2019 16:50 WIB

ICAPPS-AFPS 2019 Tekankan Pentingnya Publikasi dan Penelitian Farmasi

Firdaus Anwar - detikHealth
Pembukaan ICAPPS-AFPS 2019. (Foto: dok. Fakultas Farmasi Universitas Indonesia) Pembukaan ICAPPS-AFPS 2019. (Foto: dok. Fakultas Farmasi Universitas Indonesia)
Jakarta - Fakultas Farmasi Universitas Indonesia resmi menggelar International Conference on Advance Pharmacy and Pharmaceutical Sciences (ICAPP) dan Asian Federation for Pharmaceutical Sciences (AFPS) 2019 di Bali. Acara yang berlangsung 23-27 Oktober 2019 tersebut akan membahas topik-topik terkini di dunia farmasi.

Dalam rilis yang diterima detikcom kedua konferensi tersebut mengambil tema "The Role of Pharmaceutical Sciences in The Emerging Era of Industrial Revolution 4.0". Tema tersebut menekankan peran penelitian dalam pengembangan ilmu farmasi dan mengkomunikasikannya pada masyarakat di era revolusi industri 4.0.


"Konferensi ini akan memberikan kesempatan bagi peserta dari berbagai multidisiplin yaitu mulai dari akademisi, industri farmasi, regulator, lembaga penelitian, dan farmasi komunitasi serta rumah sakit untuk saling berbagi dan mendiskusikan pengetahuan, pengalaman, dan pencapaian penelitian terbaru mereka," tulis Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.

"Topik utama yang akan diangkat dari konferensi ini di antaranya mencakup masalah Analisis Farmasi /Bioanalisis / Bioekivalensi / Produk Halal, Penemuan Obat, Sistem Pemberian Obat, Produk Alami, Farmakologi & Ilmu Biomedis, Biofarmasi, Farmasi Klinis & Sosial Administrasi atau topik lainnya yang sedang menjadi perbincangan hangat di dunia farmasi maupun kehidupan sehari-hari," lanjutnya.

Total ada sekitar 38 pembicara dari 11 negara berbeda hadir dalam konferensi yang dibuka oleh Rektor Universitas Indonesia Prof Dr Ir Muhammad Anis, MMet dan Gubernur Bali yang diwakili Dr drs Ida Bagus Kade Subhiksu, MM.



Simak Video "RS Universitas Indonesia Pastikan Akan Terima Pasien BPJS "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)