Senin, 28 Okt 2019 13:20 WIB

Jakarta Diprediksi Hujan Deras, Ini Sebabnya Terasa Gerah Sebelum Hujan

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Umumnya cuaca terasa gerah sebelum turun hujan (Foto: Rifkianto Nugroho) Umumnya cuaca terasa gerah sebelum turun hujan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memprediksi Kota Jakarta akan diguyur hujan di hari yang bertepatan dengan Sumpah Pemuda (28/10) ini. Hujan dengan kilat diperkirakan terjadi di beberapa daerah, seperti Cempaka Putih, Kemayoran, Matraman, dan lainnya.

Sebelum hujan dan kilat turun, umumnya langit mendung penuh awan yang gelap. Namun, kita kerap merasakan hawa yang lebih panas dari biasanya. Mengapa demikian?

Awan terbentuk dari massa udara dingin dan massa udara panas. Dihimpun dari Live Science, udara yang hangat akan naik terdorong ke atas udara dingin yang menyebabkan terjadinya kondensasi. Uap air kemudian berubah menjadi titik-titik air.



Proses tersebut membuat awan melepaskan panas ke udara. Posisi awan mendung, yang 'berat' karena uap air yang dibawanya, berada di bawah awan lain sehingga hawa gerah terasa di permukaan bumi.

Tahapan gerah ini bisa juga dimaknai sebagai 'the calm before storm' yakni gerah yang datang sebelum munculnya badai.

Memasuki musim hujan, jangan lupa membawa jas hujan atau payung saat bepergian dan tetap menjaga kesehatan, ya.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)