Senin, 28 Okt 2019 14:18 WIB

Cerita Menkes Terawan Jadi Inovator Sejak Mahasiswa

Rosmha Widiyani - detikHealth
Menkes Terawan sejak mahasiswa sudah mulai berinovasi. (Foto: Roshma Widiyani/detikHealth) Menkes Terawan sejak mahasiswa sudah mulai berinovasi. (Foto: Roshma Widiyani/detikHealth)
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto diketahui karena kiprahnya di dunia medis. Terapi 'cuci otak' dengan alat Digital Substraction Angiography (DSA) adalah salah satu contoh inovasi yang dipopulerkan Menkes Terawan.

Nah berhubungan dengan itu ternyata Menkes Terawan sudah biasa berinovasi sejak masih mahasiswa. Dalam kunjungannya ke Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Menkes Terawan bercerita bagaimana ia memenangkan kompetisi nasional.


"Kebetulan juara satu nasional di lomba karya inovasi produksi tahun 1986. Waktu itu membuat inkubator dengan bahan bakar lampu teplok," kata Menkes Terawan di kantor BKKBN, Senin (28/10/2019).

Inkubator lampu teplok termasuk alat canggih pada zamannya. Menurut dr Terawan, bayi yang menggunakan alat tersebut kadang terlihat berkumis. Kondisi terjadi saat asap hasil pembakaran lampu teplok, yang biasanya ditempel di tembok, terpapar keringat bayi di area kulit bawah hidung.

Alat inkubator sangat dibutuhkan bayi baru lahir, apalagi dalam kondisi prematur. Inkubator menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat, terhindar dari infeksi, dan suara bising.

Sebagai mahasiswa, Menkes Terawan tercatat menyelesaikan pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM). Dia meneruskan pendidikan spesialis di Universitas Airlangga (Unair) dan doktor di Universitaz Hasanuddin (Unhas).



Simak Video "Kemesraan Menkes Terawan dengan IDI Bicara Soal JKN"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)