Rabu, 30 Okt 2019 07:36 WIB

100 Anak Berkebutuhan Khusus di Aceh Dapat Bantuan Kursi Roda

Agus Setyadi - detikHealth
Anak dengan disabilitas di Aceh mendapat bantuan kursi roda gratis. (Foto: Agus Setyadi/detikHealth) Anak dengan disabilitas di Aceh mendapat bantuan kursi roda gratis. (Foto: Agus Setyadi/detikHealth)
Banda Aceh - Dinas Sosial Aceh menyalurkan 100 unit kursi roda untuk anak berkebutuhan khusus (cerebral palsy) di Tanah Rencong. Sebelum menerima kursi roda, anak-anak ini diterapi terlebih dulu.

Pembagian kursi roda digelar selama dua hari di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh pada Senin-Selasa (28-29/10/2019). Anak-anak berkebutuhan khusus yang sebelumnya sudah didata dibawa ke lokasi. Para orang tua anak-anak tersebut nampak senang menerima kursi roda untuk buah hati mereka.

Kursi roda diserahkan Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri, didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Isnandar, Yayasan Kasih Tuna Daksa, dan para pejabat eselon lainnya di lingkup Dinsos Aceh. Seratusan kursi roda yang dirancang khusus itu ditaruh di lokasi.

"Program ini sudah berjalan selama tiga tahun, setiap tahunnya anggaran hanya mampu sebanyak 100 unit. Pengadaan ini kita lakukan kerja sama dengan Yayasan Tuna Daksa, kemudian, transportasi juga kita sediakan bagi anak dan pedampingnya menuju Banda Aceh," kata Alhudri kepada wartawan.


Menurutnya, para penerima kursi roda ini sebelumnya sudah terlebih dulu melakukan pengukuran kursi roda. Pengukuran ini dilakukan agar kursi roda yang diberikan secara gratis tersebut dapat digunakan dengan baik oleh para penerima.

Selain itu, penyerahan kursi roda juga dibarengi dengan terapi yang dilakukan oleh dokter untuk anak-anak penerima manfaat. Alhudri juga menjelaskan, program pengadaan kursi roda tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah Aceh terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

"Pembagian kursi roda ini bertujuan untuk mempermudah aktivitas keseharian para penderita, sekaligus untuk keperluan fisioterapi bagi anak," jelasnya.

Sementara itu, seorang ibu yang anaknya menerima kursi roda, Surip, mengaku, anaknya yang berusia sekitar delapan tahun diketahui menderita lumpuh sejak usia setahun. Anaknya tidak dapat berjalan sehingga harus menggunakan kursi roda.

"Sebelumnya dia hanya pakai kursi roda biasa. Kepalanya selalu miring. Kalau duduk susah," kata Surip.

Surip mengaku bersyukur anaknya mendapat kursi roda khusus. Dia mengaku tidak pernah membayangkan buah hatinya mendapat kursi roda tersebut.

"Kami kan orang tidak punya kok bisa kayak gini, gitu. Banggalah dapat kursi roda ini," jelas perempuan asal Aceh Tamiang ini.



Simak Video "Stephanie Handojo, Atlet Disabilitas yang Berprestasi "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)