Senin, 04 Nov 2019 12:29 WIB

Operasi Kembar Siam Ardi-Ardan Diperkirakan Butuh Biaya Rp 1 Miliar

Michelle Natasya - detikHealth
Tim dokter yang akan menangani kembar siam Ardi-Ardan (Foto: Sarah Oktaviani Alam/detikHealth) Tim dokter yang akan menangani kembar siam Ardi-Ardan (Foto: Sarah Oktaviani Alam/detikHealth)
Jakarta - Operasi pemisahan bayi kembar siam berusia 14 bulan asal Tangerang, Ardi Firdaus dan Ardan Firdaus rencananya akan dilakukan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. Biaya penanganan diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Ardi dan Ardan merupakan anak dari pasangan Hesti Novianti dan Berry. Ardi dan Ardan lahir dengan kondisi Thoraco Omphalopagus yaitu dempet perut dan sebagian dada bagian bawah. Kelainan organ dalam yang lain adalah hatinya menyatu di bagian tengahnya.

"Mengenai biaya itu kalau dari pengalaman operasi pemisahan yang dilakukan rumah sakit tahun 2017 sekitar 800-an juta (rupiah). Mungkin perkiraan tahun ini sekitar 1 sampai 1,1 miliar," kata dr Johanes Edy Siswanto, SpA (K), Ketua Tim Penanganan Operasi, dalam konferensi pers di RSAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Senin (4/11/2019).



Biaya operasi pemisahan Ardi dan Ardan didapat dari penggalangan dana dan sebagian kecil BPJS Kesehatan. Pada Agustus lalu, orang tua Ardan dan Ardi menggalang dana untuk biaya operasi pemisahan keduanya melalui kitabisa.com. Dana yang terkumpul hampir Rp 1,2 miliar dari 20.720 donatur.

Penanganan kasus kembar siam Ardi dan Ardan akan melibatkan sebanyak 30 dokter dari bermacam spesialis. Perkiraan operasi akan memakan waktu sekitar 16 jam.

Sama seperti kelainan bawaan lainnya, penyebab munculnya kembar siam masih belum diketahui. Namun, beberapa faktor dapat mempengaruhi seperti genetik, lingkungan, infeksi, dan status gizi.



Simak Video "Sambut Bahagia Kelahiran Bayi Kembar 3 di Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)