Selasa, 05 Nov 2019 12:36 WIB

Microsoft Terapkan Pola 4 Hari Kerja, Produktivitas Meningkat 40 Persen

Firdaus Anwar - detikHealth
Microsoft memberlakukan pola 4 hari kerja demi menjaga keseimbangan kehidupan kerja karyawannya. (Foto: Drew Angerer/Getty Images) Microsoft memberlakukan pola 4 hari kerja demi menjaga keseimbangan kehidupan kerja karyawannya. (Foto: Drew Angerer/Getty Images)
Jakarta - Menjaga keseimbangan kehidupan kerja bisa jadi tantangan tersendiri. Di Jepang terutama hal ini menjadi masalah karena beberapa kali dilaporkan orang-orang bekerja hingga meninggal bunuh diri karena stres berlebih, sebuah fenomena yang disebut karoshi.

Terkait hal tersebut perusahaan teknologi Microsoft baru-baru ini coba menerapkan pola kerja 4 hari dalam seminggu di Jepang. Pada bulan Agustus setiap hari Jumat kantor diliburkan sehingga sekitar 2.280 karyawan punya waktu ekstra untuk istirahat.

Hasilnya Microsoft melaporkan produktivitas meningkat hingga 40 persen bila dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.


Selain mengurangi waktu kerja, karyawan juga didorong untuk memotong waktu rapat dan menjawab email.

Dikutip dari CNN pada Selasa (5/11/2019), Microsoft akan melakukan eksperimen lainnya di Jepang tahun 2019 ini. Karyawan akan ditanya tentang ide mereka untuk meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja, efisiensi, dan bagaimana cara mengajak perusahaan lain agar ikut menerapkannya.

Stres di tempat kerja sudah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai penyakit. Dalam rapat di Jenewa Mei lalu, WHO membuat ketetapan yang mengakhiri debat panjang tentang definisi burnout atau kehilangan semangat kerja.

WHO dalam International Classification of Disease (ICD) terbaru mendefinisikan burnout sebagai 'sindrom yang dikonseptualisasi sebagai hasil dari stres kronis di tempat kerja yang tidak terkelola dengan baik'.

Sindrom tersebut ditandai dengan tiga hal. Pertama, kehilangan energi dan kelelahan. Kedua, makin ada jarak dengan pekerjaan seseorang atau perasaan negatif maupun sinis terkait pekerjaan seseorang. Ketiga, berkurangnya efikasi profesional.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)