Selasa, 05 Nov 2019 17:12 WIB

Selain Bisa Meledak, Gas di Septic Tank Juga Bisa Sebabkan Keracunan

Firdaus Anwar - detikHealth
Gas yang dihasilkan proses dekomposisi tinja di dalam septic tank bisa beracun. (Foto: iStock) Gas yang dihasilkan proses dekomposisi tinja di dalam septic tank bisa beracun. (Foto: iStock)
Jakarta - Seorang petugas sedot WC di Cakung, Jakarta Timur, meninggal dunia setelah septic tank yang ditanganinya meledak. Menurut Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tomi Sirait penyebabnya karena ada gas yang terendap di septic tank.

"(Penyebab ledakan akibat) gas yang terendap puluhan tahun dalam septic tank kena api," ujar Tomi pada wartawan, Selasa (5/11/2019).

Dijelaskan oleh ahli bahwa gas di septic tank terbentuk secara alami oleh bakteri. Beberapa gas seperti metana contohnya bersifat mudah terbakar sehingga rawan meledak bila dalam konsentrasi tinggi.


Selain itu beberapa gas lainnya juga diketahui bisa bersifat racun. Sebagai contoh selain gas metana ada juga amonia, hidrogen sulfida, karbon dioksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, hingga karbon monoksida.

Laporan dalam jurnal Anesthesia and Critical Care 2016 di India menyebut ada kasus seorang pria 24 tahun dilarikan ke IGD tak sadarkan diri. Ia diketahui baru saja menyelamatkan anak yang tak sengaja terjatuh ke septic tank.

"Pasien ini turun ke bawah septic tank untuk menyelamatkan anak yang terjatuh. Begitu pasien berhasil mengeluarkan anak, ia langsung pingsan dan terperangkan di septic tank selama 15-20 menit sebelum ditolong tetangga," tulis laporan yang disusun oleh dr Ram Manohar dari Lohia Hospital.

Pasien langsung diberikan oksigen dan perawatan intensif. Namun sayang nyawanya tidak terselamatkan akibat masalah cardiorespiratory di hari kelima.

"Dekomposisi alami dan campuran limbah bisa menghasilkan gas. Beberapa gas ini beracun jika terhirup dalam konsentrasi tinggi atau untuk jangka waktu yang lama," tulis dokter.



Simak Video "Kupas Tuntas Mengapa Septic Tank Bisa Meledak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)