Kamis, 07 Nov 2019 12:17 WIB

Wajibkan Putrinya Cek Keperawanan, Rapper T.I. Banjir Hujatan

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Tes keperawanan merupakan topik sensitif yang selalu mengundang kontroversi (Foto: thinkstock) Tes keperawanan merupakan topik sensitif yang selalu mengundang kontroversi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Rapper asal Amerika Serikat, T.I., memancing amarah publik karena memaksa putrinya yang berusia 18 tahun untuk melakukan tes keperawanan setiap tahun. Dalam sebuah podcast, pemenang Grammy tersebut bercerita soal mengajak putrinya pergi ke dokter sehabis berulang tahun.

"Biasanya hari setelah pesta ulang tahunnya, dia menikmati hadiahnya, aku menaruh sticky note di pintu:'Ginekolog. Besok. 9.30'," kata pria dengan nama asli Clifford Harris ini, demikian yang dilaporkan Asia One.



Kebiasaan T.I. mengundang kecaman di media sosial. Seorang ginekolog dan penulis bestseller Jennifer Gunter berkomentar, "Pemeriksaan selaput dara bukan sebuah 'hal' dalam dunia medis" dan menyebut tes tersebut "mendukung kiasan patriarki yang menjijikkan".

Tes keperawanan dilakukan dengan memeriksa keutuhan selaput dara dan/atau dengan memasukkan jari ke vagina, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebenarnya selaput dara memiliki tekstur tipis yang mudah robek tak hanya akibat berhubungan seksual saja.



Aktivitas seperti bersepeda, gimnastik, menunggang kuda, penggunaan tampon, dan masturbasi dapat mengoyak selaput dara. Kerusakannya pun nyaris tak berbeda dengan kerusakan akibat hubungan seks, jika dilihat secara kasat mata.

Bentuk dan ukuran selaput dara sangat berbeda pada satu perempuan dan perempuan lain. Ada juga yang bahkan tak mempunyai selaput dara sama sekali.

"Terlahir tanpa selaput dara tak akan berdampak pada kesehatan seksual ataupun reproduksi sama sekali," ujar Mary Rosser, MD, direktur obstetri dan ginekologi di Montefiore Health System, dikutip dari SELF.

Rosser menyebut bahwa selaput dara ialah struktur vestigial yang tidak benar-benar memberikan fungsi fisiologis spesifik, seperti usus buntu atau gigi geraham bungsu.



Simak Video "Lelah Dengan Tekanan Sosial? Jangan Malu Curhat ke Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)