Jumat, 08 Nov 2019 08:10 WIB

Penyandang Diabetes Bisa Coba Makanan Pengganti Rendah Karbo Ini

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makanan yang mengandung karbohidrat tentu berpengaruh pada kadar gula darah. Sebab, karbohidrat dalam tubuh akan dipecah menjadi glukosa atau gula yang kemudian akan diubah menjadi energi utama oleh tubuh.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur, biasanya penyandang diabetes pasti akan diberikan acuan bagaimana mengatur diet yang benar dan meals plan-nya, terutama terkait karbohidrat. Misalnya setelah dihitung seorang pasien dengan obat suntik diabetes, harus konsumsi kalori 1.800 kc sehari. Maka total karbohidratnya sekitar 30-40% dari total.

"American Diabetes Association menyarankan karbohidrat untuk penderita diabetes yang aman dikonsumsi adalah sekitar 45-60 gram per kali makan, atau sebesar 135-180 gram karbohidrat per hari. Diet rendah karbohidrat mungkin membantu Anda dalam mengontrol asupan karbohidrat ini. Kalau orang yang normal total karbohidrat dalam makanannya adalah sekitar 50-60%," jelas dr Muliaman, kepada detikHealth, baru-baru ini.


Karena itu, penyandang diabetes harus memilih makanan dengan tepat, apalagi yang ada hubungannya dengan gula atau makanan manis. dr Muliaman memberikan pola makan bagi penyandang diabetes dengan istilah 3J, yaitu Jenis, Jumlah dan Jadwal.

"Dari jenis, karbohidrat tentu masih diperlukan sebagai sumber kalori. Namun gula harus di batasi. Nasi putih, beras merah, kentang masih boleh dikonsumsi. Ada juga jenis karbohidrat isomaltulosa, dextrin dan serat tinggi bisa menjadi alternatif dibanding dengan gula pasir gula madu dan lain-lain," ujar dr Muliaman.

Selain jenis, juga dari jumlahnya, penyandang diabetes harus mengatur jumlah makanan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi gula. Walaupun gula tersebut alami dari buah seperti durian, mangga dan semangka. Sementara dari segi jadwal, atur waktu makan seperti 2 kali snack dan 3 kali makan.

dr Muliaman menyarankan agar penyandang diabetes menghindari makanan dan minuman seperti soft drink dengan gula yang tinggi, junk food terutama kentang goteng, teh dan kopi dengan gula yang banyak hingga jus buah yang ditambah gula.

"Jangan terlalu banyak buah-buahan yang terlalu manis, makanan yang tinggi lemak, manisan, permen yoghurt yang terlalu manis dan camilan yang manis," ujarnya.


Menurut dr Muliaman, penyandang diabetes dapat tetap makan seperti biasa baik sarapan, makan siang dan makan malam. Tapi jumlah nasinya di kurangi dan perbanyak sayur dan buah yang tidak terlalu manis.

Selain itu, Anda bisa mengganti salah satu makan, seperti sarapan atau makan malam dengan nutrisi pengganti seperti Diabetasol. Dengan kandungan kalori 260 kcal/serving, karbohidrat dari isomaltulosa dan dextrin, serat tinggi dan protein berkualitas, Diabetasol membuat kadar gula darah Anda tidak naik dengan cepat, dan kadar gulanya bisa terkontrol.

Simak Video "Penggunaan Massal Vaksin GX19 Diprediksi di Agustus 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)