Sabtu, 09 Nov 2019 08:08 WIB

Sehabis Sedot WC, Muatan Tinjanya Dibuang ke Mana?

Michelle Natasya - detikHealth
Pengelola sekaligus tukang sedot WC di CV Indojasa Pratama Ridwan. (Foto: Michelle Natasya) Pengelola sekaligus tukang sedot WC di CV Indojasa Pratama Ridwan. (Foto: Michelle Natasya)
Jakarta - Septic tank adalah tempat menampung dan mengolah limbah yang ada di rumah tangga dan perkantoran. Meski septic tank yang baik tak harus sering disedot, ada beberapa tanda wajib yang harus diperhatikan dan merupakan tanda septic tank harus disedot.

Bau menyengat dan tidak sedap adalah alarm pertama septic tank bermasalah. Ketika mulai penuh dan mampet, jasa petugas sedot WC akan segera Anda butuhkan.


Namun pekerjaan mereka tak hanya sampai menyedot saja. Ada sistematis yang harus dilakuakan setelah menyedot WC baik di perkantoran atau rumah tangga. Tak boleh dibuang sembarangan, apalagi ke sungai, karena akan mencemari lingkungan.

"Kalau di Jakarta Barat itu di ring road daerah Puri. Itu disediain Pemda ada 10 hektar," kata Ridwan, pengelola sekaligus petugas sedot WC CV Indojasa Pratama Jakarta Barat, pada detikcom, Jumat (8/11/2019).

Setelah dibuang di tempat yang disediakan, tinja diolah lagi dan disaring kemudian dipisahkan sesuai fungsinya masing-masing. Ada yang diolah menjadi pupuk atau diproses hingga bersih.

"Dari air kali ini bisa diproses sampai jadi air PAM lagi. Bisa digunakan warga lagi," terang Ridwan.



Simak Video "Kenali Jenis-jenis Septic Tank"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)