Sabtu, 09 Nov 2019 16:02 WIB

Hidup Sehat Ala Nabi Muhammad SAW, Makan Kurma Tak Hanya Saat Puasa Ramadhan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kurma yang sebaiknya dimakan tak hanya saat Puasa Ramadhan. Foto: shutterstock Kurma yang sebaiknya dimakan tak hanya saat Puasa Ramadhan. Foto: shutterstock
Jakarta - Buah kurma identik dengan puasa Ramadhan. Di sepanjang sudut jalan, lumrah ditemukan penjaja yang menjualkan kurma pada saat puasa di bulan Ramadhan.

Namun alangkah baiknya jika tak hanya mengonsumsi kurma di waktu tertentu saja. Jika dirutinkan, seperti Nabi Muhammad SAW, ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan.

"Makan kurma ajwa secara khusus atau kurma secara umum 7 butir per hari bisa menghindarkan tubuh dari segala penyakit. Kelengkapan nutrisi dalam buah ini memberi manfaat luar biasa bagi tubuh," kata ustaz dr Zaidul Akbar kepada detikcom beberapa waktu yang lalu.


Salah satu kandungan nutrisi dalam kurma adalah serat yang tidak larut sempurna (insoluble fiber). Serat ini melewati saluran pencernaan dalam bentuk relatif utuh dan mempercepat perjalanan makanan di usus.

Serat ini mampu melancarkan buang air besar (BAB) serta mengurangi risiko sembelit dan diare. "Kandungan lain adalah pati yang tidak terpecah sempurna hingga masuk ke usus besar atau resistant starch. Jenis nutrisi ini bisa memperbaiki masalah dalam usus dan pencernaan," tambah dr Zaidul.

Dengan manfaat dan kelengkapan nutrisi yang dikandungnya, tradisi makan kurma sebaiknya jangan hanya dilakukan saat bulan Ramadhan. Konsumsi secukupnya memungkinkan tubuh mendapat manfaat maksimal daripada makan kurang atau berlebihan.



Simak Video "Jalani Hidup Sehat dengan Iman ala Dokter Zaidul Akbar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/wdw)