Selasa, 12 Nov 2019 11:31 WIB

Wow! Nenek Moyang Orang Indonesia Berasal dari Afrika Lho

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi nenek moyang penurun genetik manusia Indonesia. Foto: iStock Ilustrasi nenek moyang penurun genetik manusia Indonesia. Foto: iStock
Jakarta - Keberagaman orang-orang Indonesia, mulai dari perbedaan warna kulit, bentuk rambut, hingga karakter sifat membuat pertanyaan besar, sebenarnya berasal dari manakah nenek moyang Indonesia?

Ahli genetika sekaligus periset dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof Herawati Sudoyo, PhD mengungkapkan manusia Indonesia sebenarnya berasal dari Afrika, yaitu tempat asal usul Homo sapiens.

"Kita semua orang ini asalnya Afrika, dan itu sudah diterima secara konsensus. Bahwa asal usul kita dari Afrika," ujarnya saat paparan dalam acara Sains di Medan Merdeka di Perpustakaan Nasional RI, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Hal ini sudah disepakati para ilmuwan genetika maupun antropologi dan arkeologi. Banyaknya penemuan fosil manusia modern tertua di Afrika, salah satunya di Omo Kibish, Etiopia yang berusia sekitar 200.000 tahun lalu mendasari teori ini.



Keanekaragaman orang Indonesia pun dipengaruhi oleh gelombang migrasi. Prof Hera, sapaan akrabnya, mengatakan ada empat gelombang migrasi yang memengaruhi terjadinya keanekaragaman orang Indonesia.

"Pertama gelombang 'Out of Africa' kemudian terus ke Australia dan ditemukan rangka. Lalu Asia Selatan. Ketiga 'Out of Taiwan'. Jadi ada dua out, out of Taiwan ini yang dipercaya sebagai penyebaran bahasa Austronesia," jelasnya.

Gelombang pertama migrasi 'Out of Africa' dipercaya menyusuri jalur selatan sekitar 60 ribu tahun yang lalu dan perjalanan ke timur terjadi pada 33-16 ribu tahun yang lalu. Sementara gelombang migrasi 'Out of Taiwan' terjadi sekitar 5.000-7.000 tahun yang lalu ke arah selatan.

"Yang keempat yang memengaruhi kita adalah perdagangan. Ada dari Tiongkok, India. Jangan lupa perdagangan rempah yang membentuk yang namanya manusia Indonesia," lanjut Prof Hera.

"Aneka gen satu Indonesia. Pada akhirnya pemahaman tentang identitas keIndonesiaan bisa menjadikan pijakan untuk menentukan masa depan," tandasnya.



Simak Video "Komitmen Ikatan Dokter Indonesia di HUT ke-69"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)