Rabu, 13 Nov 2019 12:26 WIB

Ramai Foto Karim Benzema Bekam, Efektifkah Mencegah Penyakit?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Karim Benzema melakukan terapi bekam. Foto: Instagram/karimbenzema Karim Benzema melakukan terapi bekam. Foto: Instagram/karimbenzema
Jakarta - Pemain sepak bola Karim Benzema membuat ramai media sosial Instagram karena mengunggah foto dirinya sedang melakukan bekam. Terapi bekam sudah dikenal sejak lama dan dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah Hijamah, yang artinya pelepasan darah kotor.

Di China pun, istilah bekam juga sudah terkenal yakni dengan istilah Gua-sha. Pun di negara lain, istilah bekam memiliki nama yang berbeda. Terlepas dari istilahnya, apakah bekam efektif untuk mencegah penyakit?

"Prosedurnya yaitu dengan membersihkan peredaran darah. Darah manusia itu ada usianya 30 hari. Kalau bentuknya sudah tidak bagus biasanya akan didaur ulang oleh liver tapi kadang ada yang tidak didaur ulang," papar Nurhayati Abbas, Konsultan dan Terapis Rumah Sehat Herba di Bekasi, dikutip dari artikel detikcom sebelumnya.

[Gambas:Instagram]



Nah, diutarakan Nurhayati, darah yang tidak ikut didaur ulang nantinya akan membentuk sedimentasi yang menyebabkan macam-macam penyakit. Saat itulah, bekam diklaim bisa 'mengikis' sedimentasi tersebut.

"Bekam akan menarik sel darah-darah yang telah rusak itu. Berbagai penyakit yang berhubungan dengan darah jadi bisa disembuhkan," lanjut Nurhayati dalam perbincangan dengan detikcom dan ditulis pada Rabu (20/8/2014).



Praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD, pernah mengatakan bahwa secara teori teknik bekam bisa saja menurunkan tekanan darah. Ini disebabkan karena adanya pengeluaran darah dalam teknik tersebut.

"Teknik bekam itu kan mengeluarkan darah, menurut saya jika dibuat perlukaan itu justru berbahaya. Secara teori sekilas memang bisa, tekanan darah tinggi dikeluarkan darahnya ya bisa saja turun," ujarnya.

Namun meskipun demikian, dr Ari menegaskan bahwa perlukaan yang dibuat dalam teknik bekam tersebut dengan pompa jantung yang bekerja kuat bisa mengeluarkan banyak darah. Itulah sebabnya di rumah sakit pasien bertekanan darah tinggi yang mau dioperasi biasanya ditunda.

Jika kemungkinan bekam bisa menurunkan tekanan darah tinggi, dr Ari menyebutkan bahwa bekam tak memengaruhi penyembuhan kolesterol tinggi. Berapapun darah yang dikeluarkan, kandungan kolesterol di dalamnya akan tetap. Menurut dr Ari, diperlukan obat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.



Simak Video "Bekam Tanduk Sapi, Pengobatan Terapi Alami yang Istimewa"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)