Rabu, 13 Nov 2019 17:07 WIB

BPJS Kesehatan Antisipasi Peserta Turun Kelas Imbas Iuran Naik 100 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
BPJS Kesehatan mengantisipasi peserta turun kelas (Foto: Enggran Eko Budianto) BPJS Kesehatan mengantisipasi peserta turun kelas (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jakarta - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ditanggapi beragam oleh masyarakat. Bahkan sempat beredar soal ajakan turun kelas oleh peserta karena kenaikan 100 persen dianggap memberatkan.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari, menyebut naik atau turun kelas adalah pilihan peserta.

BPJS Kesehatan pun telah menyiapkan regulasi dan antisipasi jika banyak peserta turun kelas. "Kami sudah menyiapkan regulasinya. Kalau turun kelas lalu dia membayar sendiri tidak ada masalah," katanya ditemui detikcom di Forum Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).



"Jadi kalau misalnya dia turun kelas karena kemampuan bayarnya hanya bisa untuk kelas 3 ya nggak masalah," sambungnya.

Kendati demikian, BPJS Kesehatan menjamin pelayanan yang didapatkan akan maksimal dan sesuai standar. Untuk fasilitas, BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan tentang layanan inap di tiap kelas menyusul rencana penurunan kelas peserta.

"Kalau di rumah sakit kan pemberian tindakan medisnya sama. Hanya kalau rawat inap saja, dia harus di kelas 3," pungkasnya.



Simak Video "Respons BPJS Kesehatan yang Disomasi Gara-gara 'Pakai' Joker"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)