Kamis, 14 Nov 2019 13:08 WIB

Penabrak GrabWheels Terpengaruh Alkohol, Ini Efeknya Saat Berkendara

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Otopet listrik belakangan tengah ngehits, banyak ditemukan di jalanan (Foto: Rifkianto Nugroho) Otopet listrik belakangan tengah ngehits, banyak ditemukan di jalanan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Polisi mengungkapkan bahwa DH, pengemudi Camry yang menabrak pengguna GrabWheels hingga tewas diketahui negatif narkoba. Dari hasil pemeriksaan, DH disebut ada dalam pengaruh alkohol saat mengemudi.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar pada Rabu (13/11) kemarin menuturkan bahwa DH sebelumnya menenggak minuman beralkohol dari suatu tempat. Kemudian kecelakaan pun terjadi.

Berkendara dalam pengaruh alkohol memang sangat berbahaya. Selain itu juga melanggar tata tertib berlalu lintas. Kadar alkohol dalam darah bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal.



Dikutip dari Alcohol Rehab Guide, berikut adalah pengaruh alkohol bagi tubuh saat mengemudi.

1. Merespons Lebih Lambat
Alkohol dapat memperlambat respon tubuh terhadap situasi yang berbeda-beda. Hal ini menambah risiko terjadinya kecelakaan. Ketika ada mobil di depan Anda yang ngerem mendadak atau ada seseorang melintasi jalan tiba-tiba, otak akan lebih lama memproses situasi tersebut dan lama mencegahnya.

2. Koordinasi Tubuh Kurang
Mabuk berat turut berakibat bagi kemampuan motorik--seperti gerak mata, koordinasi tangan dan kaki. Tanpa koordinasi tubuh yang benar, tubuh tak bisa mencegah kejadian yang berbahaya di waktu yang akan datang. Sejumlah tanda berkurangnya koordinasi adalah jalan sempoyongan dan tak bisa berdiri tegak. Kandungan alkohol yang terlalu banyak dalam tubuh membuat pengemudi sulit mengatur alat dalam kendaraan karena hilangnya koordinasi.

3. Mengurangi Pandangan
Konsumsi alkohol yang terlalu banyak memberikan efek negatif bagi pandangan. Setelah minum, pandangan mata bisa kabur atau tak bisa mengontrol pergerakan mata. Hal tersebut berefek pada bagaimana memperkirakan jarak antara mobil dengan kendaraan lain di jalan.

4. Menghambat Penilaian Keadaan Sekitar
Otak mengatur bagaimana kita memutuskan sesuatu dalam sebuah keadaan. Ketika mengemudikan kendaraan bermotor, kemampuan tersebut sangat berperan penting. Misalnya, pengemudi butuh membuat keputusan yang jelas saat kendaraan lain memotong kendaraannya.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)