Minggu, 17 Nov 2019 08:59 WIB

3 Efek Terkena Soda Api, Bahan Korosif dalam Teror Air Keras di Jakbar

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pelaku penyiraman air keras menggunakan soda api yang korosif (Foto: Samsuduha Wildansyah/detikcom) Pelaku penyiraman air keras menggunakan soda api yang korosif (Foto: Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Polisi berhasil mengungkap teror air keras yang menghantui warga Jakarta Barat. Cairan yang disiramkan tersangka Vindra pada 9 korban ternyata soda api.

"Efek soda api itu iritasi, bisa memerah, sampai efek di kulit. Yang kami periksa di sini kadarnya nggak tinggi dan bisa dilihat di foto gambar korban. Jadi (korban) bisa sehat sendiri," kata Kabid Kimbiofor Publasfor Bareskim Polri Kombes Andi Firdaus kepada detikcom.



Dikutip dari situs Agency for Toxic Substance & Disease Registry (ATSDR), soda api kerap disebut soda kaustik yang merupakan senyata berbahan natrium atau sodium hikdroksida. Soda api berbentuk padat, tidak berbau, an menyerap kelembaban dari udara. Jika kontak dengan air menghasilkan panas untuk menyalakan benda yang mudah terbakar.

Soda api tidak menghasilkan racun namun sangat merusak (corrosive). Selain iritasi, ada dampak lain yang berisiko terjadi pada korban paparan soda api maupun yang hendak menolong. Berikut penjelasannya.

1. Luka bakar

Kontak langsung dengan soda api berbentuk padat atau cairan bisa mengakibatkan luka bakar. Dalam beberapa kasus, luka bakar berujung pada cedera jaringan dalam.

Selain pada kulit, kontak dengan cairan soda api berkonsentrasi tinggi juga bisa membahayakan mata. Soda api mampu mengurai protein hingga mengakibatkan luka bakar parah, kerusakan mata, dan paling parah adalah kehilangan penglihatan.



2. Iritasi pada selaput lendir saluran pernapasan

Iritasi akibat kontak dengan soda api tak hanya terjadi pada mata dan kulit. Menghirup gas yang mengandung soda api bisa menimbulkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan lain.

Paparan soda api yang cukup kuat bisa mengakibatkan kematian sel. Sayangnya, soda api tak berbau sehingga paparannya kerap tidak diketahui.

3. Luka pada saluran pencernaan

Paparan soda api ternyata juga bisa terjadi saluran pencernaan. Kondisi ini terjadi jika soda api tanpa sengaja tertelan. Soda api bisa mengakibatkan luka yang bersifat korosif mulai dari bibir, lidah, lapisan lendir di mulut, dan kerongkongan.



Simak Video "Ini yang Harus Dilakukan Bila Terpapar Air Keras"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)