Senin, 18 Nov 2019 17:06 WIB

Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Seksolog: Demi Kepuasan Psikologis

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi teror pelemparan sperma. Foto: Ari Saputra Ilustrasi teror pelemparan sperma. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Warga di Kota Tasikmalaya geger dengan aksi teror cabul seorang pria yang berbuat tak lazim meraba kemaluan hingga melempar sperma pada korbannya. Polisi menyebut pria tersebut sudah diamankan dan sempat tidak mengakui perbuatannya.

"Baru setelah didalami (pemeriksaannya), pelaku akhirnya mengakui. Ia melakukan teror lempar sperma satu kali ke korban yang laporan," kata Nurrozi.



Apa yang mungkin coba dicapai oleh pelaku dengan melakukan perbuatan tidak lazim tersebut di tempat umum? Menurut seksolog dr Heru Oentoeng, MRepro, SpAnd, kemungkinan dirinya ingin meraih kepuasaan secara psikologis.

Pada orang dengan kecenderungan penyimpangan perilaku seksual ekshibisionisme misalnya, menunjukkan organ intim kepada orang lain bisa memberikan kepuasan. Hal ini didapat dengan membuat korban bereaksi syok menunjukkan ketakutan. Orang 'normal' menurutnya tak mungkin masturbasi di depan orang asing.

"Orang yang ekshibisionis lempar sperma itu usilnya dia aja. Tapi itu memang bisa bagian dari keinginan dia sampai melempar sperma," pungkasnya.



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)