Kamis, 21 Nov 2019 17:50 WIB

Diminta Buktikan Kematian, Jenazah Digotong ke Kantor Asuransi Kesehatan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Video viral jenazah digotong ke kantor asuransi kesehatan di Afrika Selatah. Foto: Viral Video viral jenazah digotong ke kantor asuransi kesehatan di Afrika Selatah. Foto: Viral
Jakarta - Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan dua orang wanita menggotong jenazah paman mereka ke sebuah kantor asuransi kesehatan di KwaZulu-Natal, Afrika Selatan. Disebutkan aksi mereka tersebut merupakan pembuktian pada pihak asuransi.

Kedua wanita tersebut diketahui bernama Ntombenhle Mhlongo dan Thandaza Mtshali berusaha untuk meminta klaim kematian sang paman Sifiso Justice Mhlongo yang meninggal pada usia 46 tahun. Mhlongo mengatakan bahwa klaim sebesar 1.700 Pound sterling atau setara dengan Rp 31 juta ditunda pembayarannya hingga hari kesembiilan kematian sang paman yang disebut karena ada masalah dokumen.

"Kami bukan orang kaya. Kami miskin dan mereka menolak untuk membayar kami. Kami masih sangat sakit hati," ujar Mhlongo dikutip dari Daily Mail.

"Kami terus kembali tetapi mereka terus membatu dan kami marah, frustrasi dan hanya ingin memastikan bahwa kami dapat mempersiapkan dan menguburnya dengan baik. Kami pikir jika dokumen tidak memberikan jawaban yang cukup maka mungkin badan bisa membuktikannya," lanjutnya.



Saksi mata yang berada di tempat kejadian menceritakan bahwa kedua wanita itu tidak akan meninggalkan kantor tersebut sebelum klaim kematian pamannya dibayar secara penuh. Setelah diskusi antara manajemen dan kantor pusat, diputuskan bahwa klaim kematiannya disetujui.

"Begitu wanita-wanita itu dijanjikan mereka akan dibayar, mereka berjalan kembali ke dalam kantor dan di depan konter masing-masing meraih ujung (kantung jenazah) dan membawa mayat itu kembali," tutur saksi mata tersebut.

Menanggapi video yang viral tersebut, pihak asuransi kesehatan itu mengonfirmasi bahwa klaim kematian 99 persen dibayarkan dalam waktu delapan jam dari semua dokumen diterima dengan lengkap. Juru bicaranya mengatakan, insiden yang terjadi di kantor cabang yang cukup terisolasi itu sangat disesalkan dan akan diselidiki sepenuhnya.



Simak Video "Mengenang Sutopo: Kanker, Kucing, dan Raisa"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)