Jumat, 22 Nov 2019 11:03 WIB

Metode Baru, Operasi Penggantian Pinggul dengan Minimal Invasif

Content Promotion - detikHealth
Foto: Dok. Pool Foto: Dok. Pool
Jakarta - Dr. Lee Woo Guan yang merupakan salah satu dokter ahli spesialis ortopedi terbaik di Malaysia terus berupaya memberikan pelayanan lebih maksimal. Salah satunya dengan memperkenalkan teknologi terkini yaitu 'Operasi Penggantian Pinggul' dengan metode Minimal Invasif (Minimal Invasive Hip Replacement).

Semua pasien dapat mengalami nyeri pada pinggul dikarenakan banyak sekali faktor penyebab. Yang paling sering terjadi adalah karena kondisi degeneratif yang merusak tulang rawan dan sendi pada tulang pinggul.

Arthritis/degenerasi sendi dapat menyebabkan rasa nyeri yang dirasakan secara terus menerus, atau juga hilang timbul. Dirasakan pada satu bagian tertentu ataupun di beberapa bagian tubuh lainnya. Rasa nyeri bisa dirasakan dari paha ke lutut atau berpusat di pinggul saja.

Jika itu terjadi, konsumsi obat sudah tidak efektif. Untuk menghilangkan nyeri karena osteoarthritis, perlu dilakukan operasi penggantian pinggul. Melalui proses implantasi, tulang dan sendi yang sudah rusak dapat diganti dengan tulang sendi buatan.

Ada dua alternatif dalam operasi penggantian pinggul. Yang pertama disebut Direct Anterior Approach (DAA), operasi penggantian pinggul dari bagian depan.

Yang kedua disebut Posterior Approach, metode tradisional penggantian pinggul dari punggung belakang. Dua alternatif tersebut sekilas terdengar sepele, tapi bagi pasien perbedaannya cukup besar dalam hal cepatnya proses pemulihan dan resiko komplikasi.

Metode Baru, Operasi Penggantian Pinggul dengan Minimal InvasifFoto: Dok. Pool


Direct Anterior Approach (DAA) merupakan topik perbincangan terhangat sejak 5 tahun terakhir di kalangan para pakar ortopedi. Menggunakan metode DAA, operasi penggantian pinggul dilakukan melalui sebuah celah yang dilakukan tanpa memotong otot pinggul.

Hal ini yang membuat pasien dapat segera pulih dengan cepat, bahkan pasien hanya perlu rawat inap di rumah sakit 1-2 hari saja.

Selain proses pemulihan yang sangat cepat, risiko dislokasi sendi sangat minim terjadi apabila menggunakan metode DAA, jika dibandingkan dengan metode Posterior Approach (Punggung Belakang).

Setelah operasi penggantian pinggul menggunakan metode DAA, pasien dapat bergerak bebas tanpa khawatir terjadi dislokasi. Dengan proses pemulihan yang sangat cepat, sehingga konsumsi obat penahan nyeri jauh lebih sedikit. Pasien dapat segera melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan normal.

Operasi penggantian pinggul dengan metode DAA memberikan banyak manfaat yang signifikan untuk pasien. Waktu rawat inap yang lebih singkat, konsumsi obat yang jauh lebih sedikit, tidak perlu waktu lama menggunakan alat bantu jalan. Pasien dapat sembuh lebih cepat.

Metode Baru, Operasi Penggantian Pinggul dengan Minimal InvasifFoto: Dok. Pool

Selain hal tersebut, ada beberapa keunggulan lainnya yakini berkurangnya resiko kerusakan otot, kurangnya rasa nyeri sehingga kebutuhan untuk konsumsi obat penahan nyeri jauh lebih sedikit, pemulihan jauh lebih cepat, posisi implan sendi dan tulang lebih akurat, dua kaki sama panjang, minim risiko dislokasi.

Dalam operasi penggantian pinggul dengan metode Direct Anterior Approach (DAA), pasien akan dianastesi terlebih dahulu supaya tidak merasakan sakit, dokter ahli bedah akan membuat sayatan sepanjang 3-4 inci di bagian atas paha depan.

Untuk pasien wanita bisa melakukan 'Bikini Incision'. Dokter ahli bedah tidak perlu melepas otot dari paha, sehingga pasien bisa pulih dengan cepat, karena otot masih menempel di tulang paha.

Dokter tidak perlu memperbaiki / menjahit kembali otot yang dilepaskan, sehingga pasien tidak perlu waktu lama agar otot tersebut pulih. Dalam operasi DAA, dokter menggunakan fluoroskopi sehingga didapatkan posisi implan yang akurat.

Fluoroskopi lebih sulit dilakukan dengan metode Posterior Approach atau Lateral Approach (operasi dari samping), sebab posisi badan pasien dimiringkan sewaktu operasi. Karena itulah posisi implan soket lebih tepat dengan metode DAA, dan juga mengurangi risiko kaki akan panjang-pendek.

Tak bisa dipungkiri, DAA merupakan terobosan terbaik dalam melakukan operasi penggantian pinggul. Namun metode yang dilakukan cukup sulit. Diperlukan dokter yang berpengalaman dan melakukan latihan yang intensif agar operasi dapat berjalan sukses dengan menghindari risiko komplikasi patah tulang pinggul.

Dr. Lee Woo Guan dari Kuching Specialist Hospital, Malaysia merupakan salah satu dokter ortopedi yang berpengalaman melakukan operasi penggantian pinggul dengan teknik terbaru ini.

Bila Anda memerlukan informasi lebih lengkap mengenai operasi penggantian pinggul dengan metode DAA. Anda dapat mengakses www.dokter.my atau YouTube channel.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom. (ads/ads)