Senin, 25 Nov 2019 14:44 WIB

Kemenkes Dorong Pemkot Depok Tetapkan Status KLB Hepatitis A

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi hepatitis A. Foto: Thinkstock Ilustrasi hepatitis A. Foto: Thinkstock
Jakarta - Belum lama ini, Kota Depok, Jawa Barat kembali dilanda penyakit yang disebabkan oleh virus, yaitu Hepatitis A. Penyakit ini menyerang beberapa wilayah, salah satunya di SMPN 20 Kota Depok. Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr Wiendra Waworuntu, M Kes, penyakit ini seharusnya sudah diberikan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Mungkin yang belum ditetapkan itu status daripada Hepatitis A. Kalau kita melihat itu, seharusnya sudah membuatkan penetapan KLB," katanya melalui pesan singkat yang diterima detikcom.

Kejadian Luar Biasa (KLB) merupakan salah satu status yang diterapkan di Indonesia. Status ini digunakan untuk mengklasifikasikan peristiwa penyakit yang merebak telah berkembang menjadi wabah penyakit.



dr Wiendra mengatakan penetapan status KLB ini bisa ditentukan oleh pemerintah daerah. Selain itu, penentuan status ini juga harus berjalan bersamaan dengan penanggulangannya.

"Di dalam penetapan KLB ini kalau dia (pemimpin daerah) sudah menetapkan (KLB), maka leading sector ada di pemerintah daerah. Tapi kami pun sudah berkoordinasi bersama-sama mengatasi masalah ini," jelasnya.

Ia melanjutkan, hal pertama yang dilakukan untuk mengatasi penyakit KLB Hepatitis A adalah mencari sumber dari kasus tersebut. Setelah itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai mengobati dan memeriksa para penjual makanan.

Masalah Hepatitis A menurut dr Wiendra tidak bisa selesai dengan cepat karena masa penularannya 28-30 hari. Namun untuk sementara pihak Kemenkes dengan Dinkes Depok terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kasus ini.

"Upaya yang dilakukan di antaranya mendirikan posko kesehatan, memeriksa kualitas makanan yang ada, hingga masalah sanitasi," ujar dr Wiendra.



Simak Video "Awal Mula Hepatitis A di Depok yang Jangkiti Ratusan Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)