Rabu, 27 Nov 2019 12:31 WIB

Ciputra Disebut Lakukan Cuci Darah Sebelum Meninggal, Apa Fungsinya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ciputra, meninggal dunia di usia 88 tahun. Foto: Andhika Akbarayansyah/Tim Infografis Ciputra, meninggal dunia di usia 88 tahun. Foto: Andhika Akbarayansyah/Tim Infografis
Jakarta - Pengusaha properti paling terkemuka di Indonesia, Ciputra, dikabarkan meninggal dunia di usia 88 tahun. Ketua Apindo Haryadi Sukamdani juga membenarkan kabar tersebut. Hariyadi mengatakan, kesehatan Ciputra menurun beberapa waktu terakhir.

"Iya benar. Beberapa waktu terakhir ini almarhum sudah cuci darah," tutur Hariyadi, seperti dikutip dari detikcom, Rabu (27/11/2019).

Cuci darah atau hemodialisis merupakan prosedur yang umumnya dilakukan untuk menangani penyakit yang terkait dengan organ ginjal. Prosedur ini digunakan untuk membantu fungsi ginjal yang tak lagi berjalan sebagaimana mestinya.

Dikutip dari Health line, fungsi ginjal adalah untuk menyaring darah dengan membuang kotoran dan cairan berlebih dari tubuh yang nantinya akan menjadi urine atau kencing. Umumnya pasien gagal ginjal stadium akhir adalah yang paling disarankan untuk melakukan prosedur ini.


"Dialisis adalah penanganan yang menyaring dan membersihkan darah menggunakan sebuah mesin. Prosedur ini membantu cairan dan elektrolit tetap seimbang saat ginjal tak bisa menjalankan fungsinya," tulis situs tersebut.

Jika ginjal tak bisa berfungsi dengan benar, maka sisa cairan, kotoran, dan lain-lainnya bisa menumpuk di darah, meracuni tubuh, dan merusak organ lainnya. Walaupun begitu, cuci darah bukanlah alat untuk menyembuhkan penyakit ginjal dan masalah ginjal lainnya karena masih dibutuhkan beberapa penanganan lain.

Biasanya cuci darah dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 4 jam, demikian situs kidney.org melaporkan. Selain itu, pasien yang menjalani cuci darah disarankan untuk mengubah konsumsi makanannya, seperti meningkatkan asupan protein dan membatasi jumlah potasium, fosfor, sodium, dan cairan. Tiap orang memiliki diet yang berbeda-beda dan sangat perlu untuk dipantau.



Simak Video "Hari Moekti Terkena Stroke, Kenali 5 Gejala Umumnya"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)