Sabtu, 30 Nov 2019 19:00 WIB

Kata Siapa Diabetes Tak Boleh Minum Boba? Profesor Ini Bagikan Tipsnya

Nurul Khotimah - detikHealth
Tenang, pengidap diabetes masih bisa menikmati boba sesuai anjuran dokter. Foto ilustrasi: iStock Tenang, pengidap diabetes masih bisa menikmati boba sesuai anjuran dokter. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Belakangan ini gerai-gerai boba tea dan minuman kekinian lainnya menjamur di Indonesia. Minuman yang kental dengan banyaknya gula ini kerap diminati anak milenial saat ini. Banyak yang menyukainya karena rasa manis dan varian yang beragam.

Namun, kandungan gula yang tinggi dalam segelas minuman boba tea menjadikannya ditakuti oleh pengidap diabetes. Kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang signifikan terutama pada pengidap diabetes.

Meski begitu, pengidap diabetes bisa saja lho minum boba, asal dengan mengikuti anjuran dokter.


Prof Dr dr Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok, membolehkan pengidap diabetes menikmati minuman boba tea. Namun mengganti gulanya dengan gula sintetik yang mengandung siklamat agar penderita diabetes bisa menikmatinya.

"Ya boleh tapi pakai gula sintetik. Takarannya sampai dia manis aja," kata Prof Mardi kepada detikcom, saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (30/11/2019).

Tetapi kadang kala ketika berada di pusat perbelanjaan yang menyuguhkan gerai boba, siapa saja akan tergiur untuk membelinya. Bagi penderita diabetes masih boleh menikmatinya, namun dianjurkan untuk tidak memakai gula dari gerai boba. Prof. Mardi menyarankan untuk membawa gula sintetik sendiri dari rumah.

"Nggak usah pakai gula, bawa gula sendiri," pungkasnya.


Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)