Rabu, 04 Des 2019 14:30 WIB

Bapak di Blitar Sampai Tega Perkosa Anak, Ini Dampak Film Porno ke Otak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kecanduan video porno mendorong bapak di Blitar tega memperkosa anaknya. Foto: Erliana Riady Kecanduan video porno mendorong bapak di Blitar tega memperkosa anaknya. Foto: Erliana Riady
Jakarta - Seorang bapak asal Blitar yang berusia 41 tahun tega memperkosa anak kandungnya sendiri selama tiga tahun. Pria bernama Purwadi ini mengaku bisa melakukan hal bejat itu pada anaknya sampai tiga kali dalam seminggu.

Saat diinterogasi, ia mengaku melakukan hal itu karena terlalu sering melihat video porno lewat ponsel. Setiap setelah menonton itu, nafsunya langsung menggebu-gebu dan melampiaskannya pada anaknya yang masih kelas 6 SD.

"Tiap habis nonton video porno di HP. Seminggu kadang dua sampai tiga kali," katanya di depan wartawan, Rabu (4/12/2019).

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Psychiatry tahun 2014, menyatakan ada hubungan yang erat antara kebiasaan nonton film porno dengan penurunan volume, serta aktivitas di wilayah otak bernama striatum. Tim peneliti menemukan, bahwa volume striatum otak bisa menyusut hingga jauh lebih kecil jika terlalu sering menontonnya.

Striatum adalah bagian otak yang berkaitan dengan kemunculan rasa puas dan senang setelah melakukan suatu hal. Efeknya akan memunculkan motivasi atau keinginan untuk mengulang perilaku tersebut agar merasakan kesenangan yang sama.

Dikutip dari detikcom, penelitian ini yang pertama memberikan bukti adanya hubungan kuat antara film porno dengan penurunan kerja otak, dalam menanggapi rangsangan seksual. Dampak film porno ini dianggap lebih berbahaya dibandingkan efek narkoba sendiri.

Menurut dr Mark B Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA mengatakan, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama Pre Frontal Corteks atau bagian otak yang berada tepat di belakang dahi. Kerusakan ini bisa memicu orang tidak bisa membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, dan mengambil keputusan.

"Otak para pecandu pornografi akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik. Selanjutnya, otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan berlebih) sehingga membuatnya bekerja dengan sangat ekstrem, mengecil, dan rusak," jelasnya.



Simak Video "Daging Tak Matang Bisa Bikin Infeksi Cacing Pita Sampai ke Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)