Selasa, 10 Des 2019 07:30 WIB

Suami Tak Setia, 16 Ribu Ibu Rumah Tangga di Indonesia Terinfeksi HIV

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ibu rumah tangga juga berisiko terinfeksi HIV (Foto: Reuters)
Jakarta - Stigma bahwa HIV cuma menginfeksi pekerja seks dan pelanggannya harus mulai dibuang jauh-jauh. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, ibu rumah tangga termasuk kelompok paling berisiko terjangkit infeksi yang belum bisa disembuhkan ini.

Ini disampaikan oleh Drg Widwiono, MKes Plt Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Mengutip data Kemenkes RI, ia menyebut 16.844 ibu rumah tangga di Indonesia terinfeksi HIV.

"Meningkatnya jumlah kasus HIV di kalangan ibu rumah tangga salah satunya akibat kurangnya pengetahuan mereka tentang pencegahan dan faktor penyebab penularan HIV AIDS," ujarnya dalam acara Hari Aids Sedunia di BKKBN, Jakarta Timur, Senin (9/12/2019).



Umumnya, ibu rumah tangga terinfeksi HIV dari suami yang memiliki perilaku berisiko. Termasuk di antaranya bergonta-ganti pasangan dan menggunakan jarum suntik yang tidak steril, seperti pada penyalahgunaan narkoba.

Widwiono menambahkan HIV AIDS yang terjadi pada ibu rumah tangga berisiko untuk menularkan virusnya pada anak. Maka dari itu, penanganan dalam peran keluarga menjadi fokus utama dalam program BKKBN.

Widwiono berharap, para kader pengelola program keluarga berencana (KB) dan pembangunan keluarga nantinya dapat memaksimalkan sosialisasi program tersebut karena terlibat secara langsung dalam mencegah dan mengendalikan HIV AIDS di masyarakat, khususnya di keluarga.

"Fungsi keluarga dapat terwujud melalui peran suami istri secara bersama-sama untuk memproteksi diri dari penularan HIV," kata Widwiono.



Simak Video "Pelayanan ODHA di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Debat Capres AS
×
Biden vs Trump
Biden vs Trump Selengkapnya