Rabu, 11 Des 2019 11:27 WIB

6 Fakta Tumor Otak Seperti Diidap Mendiang Marie Fredriksson 'Roxette'

Nurul Khotimah - detikHealth
Mendiang vokalis Roxette, Marie Fredriksson yang mengidap tumor otak (Foto: Getty Images)
Jakarta - Vokalis duo legendaris Roxette, Marie Fredriksson, meninggal dunia setelah berjuang melawan tumor otak selama belasan tahun. Jenis tumor ini ada yang jinak dan ada yang ganas atau bersifat kanker.

Ada beberapa fakta yang perlu diketahui mengenai tumor otak. Dikutip dari National Foundation For Cancer Research, dari hampir 80.000 tumor otak yang didiagnosis di AS setiap tahun, sekitar 32 persen dianggap ganas atau kanker.

Maka peluang seseorang untuk terkena tumor ganas otak atau sumsum tulang belakang dalam hidupnya kurang dari 1 persen. Berikut fakta tumor otak yang perlu diketahui:



1. Kanker otak primer jarang terjadi
Tumor otak primer (tumor yang memang bermula dari otak) adalah jenis kanker langka yang hanya sekitar 1,4 persen dari semua kasus kanker baru di AS. Tumor otak yang paling umum dikenal sebagai tumor sekunder, yang berarti asalnya dari organ lain dan bermetastasis atau menyebar ke otak. Kanker bisa berasal dari bagian tubuh lain seperti paru-paru, payudara, usus besar atau prostat.

2. Penyebab kanker otak biasanya tidak diketahui
Kebanyakan orang yang didiagnosis dengan tumor otak primer tidak memiliki faktor risiko yang diketahui. Namun, faktor risiko dan kondisi genetik tertentu telah terbukti meningkatkan peluang seseorang untuk terkena kanker otak. Risiko tumor meningkat seiring bertambahnya usia ditambah paparan radiasi yang disebabkan oleh bom atom.

Selain itu, gangguan genetik langka seperti penyakit Von Hippel-Lindau, sindrom Li-Fraumeni, dan Neurofibromatosis (NF1 dan NF2) dapat meningkatkan risiko pengembangan jenis tumor otak tertentu. Meski begitu, ada sedikit bukti bahwa kanker otak terjadi dalam keluarga.



3. Biasanya tumor otak tidak memiliki gejala yang jelas
Sakit kepala yang semakin memburuk dari waktu ke waktu merupakan gejala dari banyak penyakit termasuk tumor otak. Gejala lain mungkin terjadi adalah perubahan kepribadian, kondisi mata, mual atau muntah, kesulitan berbicara atau memahami dan kehilangan memori jangka pendek. Bahkan tumor jinak atau non-kanker bisa serius dan mengancam jiwa.

4. Tumor otak dapat terjadi pada semua umur
Tumor otak primer dapat menyerang pada berbagai usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Sementara tumor otak adalah salah satu kanker paling umum yang terjadi pada anak-anak 0-14 tahun, usia rata-rata diagnosis adalah 59 tahun.

5. Ponsel tidak terbukti menyebabkan kanker otak
Sering dianggap menyebabkan kanker sampai saat ini tidak ada bukti pasti bahwa penggunaan ponsel meningkatkan risiko kanker. Namun, jika Anda khawatir tentang kemungkinan hubungan antara ponsel dan kanker, pertimbangkan membatasi penggunaan ponsel Anda.

6. Peluang bertahan hidup bervariasi
Meski sulit untuk sembuh namun kelangsungan hidup pengidap kanker otak cukup bervariasi. Ada yang kuat melawannya sampai bertahun-tahun namun ada juga ynag tak lama memperthankan hidupnya. Ada berbagai jenis kanker otak primer dan tingkat kelangsungan hidup sangat bervariasi tergantung pada jenis kankernya. Beberapa jenis kanker otak, seperti meningioma, ependymoma anaplastik, dan oligodendroglioma, sangat dapat diobati, sementara yang lain kurang responsif terhadap pengobatan.



Simak Video "Seperti Feby Febiola, Ini Penyebab Rambut Rontok saat Kemoterapi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)