Kamis, 12 Des 2019 02:41 WIB

5 Gejala Gangguan Jantung yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Deg-Degan

Rosmha Widiyani - detikHealth
Serangan jantung tak selalu memunculkan gejala yang spesifik (Foto: Getty Images) Serangan jantung tak selalu memunculkan gejala yang spesifik (Foto: Getty Images)
Jakarta - Gangguan jantung tidak selalu ditandai rasa sakit di dada yang seperti tertekan. Gejala lain kerap muncul yang sayangnya diabaikan, hingga gangguan berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari.

"Gejala apa saja yang terasa makin meningkat usai penggunaan banyak tenaga atau hilang saat istirahat bisa saja berkaitan dengan jantung. Apalagi bagi yang punya faktor risiko misal kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, obesitas, dan sejarah keluarga," kata dokter ahli kardiologi Dr Randall Zusman dari Harvard-affiliated Massachusetts General Hospital.



Dikutip dari situs Harvard Health Publishing, sangat disarankan segera ke dokter jika gejala ini terjadi tanpa alasan yang jelas.

1. Lelah

Rasa lelah bisa diakibatkan berbagai gangguan, kondisi tubuh, atau pengobatan yang sedang dilakukan. Namun rasa lelah yang terjadi terus menerus bisa menjadi tanda gagal jantung atau gangguan arteri koroner. Menurut Dr Zusman, rasa lelah yang menandai gangguan arteri koroner jarang meski bisa terjadi.

2. Sakit yang tidak bisa dijelaskan

Pada gangguan arteri koroner, adanya sumbatan menghalangi suplai darah ke otot jantung. Sumbatan ini mengakibatkan jantung tidak punya cukup suplai darah dan oksigen saat harus bekerja lebih keras. Kondisi ini tidak selalu ditandai rasa sakit di dada tapi juga pada bahu, lengan, punggung, rahang, dan perut. Rasa sakit akibat penyakit jantung muncul saat melakukan aktivitas fisik dan hilang usai istirahat.



3. Napas pendek

Tanda napas pendek harus diwaspadai sebagai gejala gangguan jantung jika muncul tanpa sebab yang jelas. Gejala ini bisa juga muncul usai melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat. Misal sesak napas naik 10 anak tangga yang sebetulnya bukan aktivitas berintensitas tinggi.

4. Kaki bengkak

kaki dan pergelangannya yang bengkak bisa menjadi tanda adanya gangguan jantung. Bengkak ini meninggalkan bekas lekukan jari jika ditekan. Selain gangguan jantung, kaki bengkak juga menandai adanya cairan, masalah pada ginjal, hati, makan terlalu banyak hidangan asin, atau efek samping obat misal calcium-channel blockers.

5. Deg-degan

Yang dimaksud deg-degan adalah detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Deg-degan belum tentu mengindikasikan ada masalah pada jantung karena bisa saja disebabkan dehidrasi, cemas, atau kafein. Deg-degan harus diwaspadai jika terjadi tiba-tiba atau saat melakukan aktivitas yang terbilang ringan, misal nonton televisi. Hal lain yang harus jadi perhatian adalah seberapa sering dan yang dirasakan saat deg-degan.



Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)