Kamis, 12 Des 2019 12:32 WIB

Jangan Anggap Remeh Penurunan Nafsu Makan Saat Lansia

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta - Orang yang sudah tua umumnya sulit makan, kalaupun makan porsinya hanya sedikit sekali. Kondisi ini sebaiknya tidak dianggap wajar, karena bisa menyebabkan malnutrisi pada orang tua.

Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan pada orang tua, gangguan penurun nafsu makan sering terjadi pada usia 60 tahun ke atas. Ini juga seiring dengan mulai terganggunya rasa pengecapan.

"Penyebab orang kehilangan nafsu makan biasanya dari berbagai masalah kesehatan yang menyertainya mulai dari yang ringan sampai yang berat," ujar dr Muliaman kepada detikHealth, baru-baru ini.


Lebih lanjut dr Muliaman menjelaskan, gangguan pada gigi, lidah dan sariawan, serta air liur yang berkurang dan tenggorakan yang sakit juga bisa menjadi penyebab gangguan saluran cerna. Mulai dari asam lambung yang meningkat, gerakan usus yang berkurang serta gangguan psikis juga bisa menyebabkan orang tidak mau makan. Penyakit-penyakit yang mulai diderita seperti kanker juga berperan menurunkan nafsu makan.

"Faktor-faktor itu, akan menurunkan kemampuan membedakan bau dan rasa, menimbulkan masalah dalam mengunyah dan ada kecenderungan cepat merasa kenyang. Akibatnya, asupan makanan akan menurun," jelasnya.

Selain itu, lanjut dr Muliaman, penyebab lain adalah makanan itu sendiri yang tidak cocok disediakan atau tidak selera dengan kondisi gigi dan pencernaan orang tua.

"Mungkin masakannya terlalu keras susah untuk dikunyah, terlalu manis, atau terlalu pedas, sehingga orang tua tidak bisa makan dengan cukup. Atau bisa jadi alasannya hanya karena mereka tak suka makan sendirian di rumah sementara anak-anak dan cucu sibuk dengan urusan mereka sendiri di luar rumah," ungkap dr Muliaman.

dr Muliaman berpesan, pada orang tua jangan biarkan nafsu makan atau pola makan terganggu. Ada baiknya segera konsultasi ke dokter ahli nutrisi untuk memperbaiki status nutrisi mereka, sehingga mereka bisa menjalani sisa hidup dengan sehat dan berkualitas.

"Untuk menyiasatinya, pemberian jenis makanan dan waktunya harus disesuaikan. Tidak bisa seperti orang kebanyakan pada umumnya dengan pola makan pagi, siang dan malam. Pada lansia, mereka bisa makan kapan saja saat lapar," pesannya.

Adapun makanan yang diberikan sebaiknya harus yang lunak atau cair. Selain itu juga mengandung tinggi protein, karbohidrat kompleks, dan lemak supaya tidak gampang lemas.

"Jumlah asupan makanan juga tidak perlu sebanyak orang dewasa karena orang berusia di atas 60 tahun sudah mengalami penurunan fungsi tubuh," ungkapnya.


Nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan orang tua tersebut juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi Susu Entrasol Senior. Dengan kandungan portein tinggi, serat tinggi dan juga tentunya karena kaya akan kalsium dan vit D3, sehingga dapat membantu asupan nutrisi untuk kesehatan tulang dan sendi.

Entrasol Senior juga rendah laktosa, sehingga bagi orang lanjut usia yang sering bermasalah diare atau kembung saat minum susu akan lebih aman mengkonsumsi Entrasol Senior.

Simak Video "Penggunaan Massal Vaksin GX19 Diprediksi di Agustus 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)