Jumat, 13 Des 2019 14:06 WIB

Boro-boro Bisa Bunuh Nyamuk, 99 Persen Kentut Bahkan Tidak Berbau!

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Viral hoaks bau kentut Joe Rwamirama bisa bunuh nyamuk. Foto: viral
Jakarta - Seorang pria Uganda menjadi sorotan di beberapa media internasional usai berita fenomenalnya. Ia disebut punya bau kentut 'mematikan' karena mampu membunuh nyamuk dari jarak 6 meter. Sayangnya berita tersebut adalah hoax yang telanjut menyebar luas, berasal dari situs parodi berbahasa Afrika, Ihlayanews.

"Situs ini mencantumkan disclaimer 'nuusparodie waarvan jy hou', yang artinya 'berita parodi yang Anda suka" dalam bahasa Afrika," tulis Snopes.

Kentut merupakan salah satu kondisi tubuh yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari dan sebenarnya sangat penting. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah deretan fakta menarik soal kentut:



1. Bisa kentut 10-20 kali dalam sehari

Ada banyak karbohidrat kompleks yang kita konsumsi tetapi tak bisa dicerna sehingga menumpuk di usus besar di mana makanan ini dicerna dan setelah difermentasi akan menjadi energi. Produk sampingannya adalah gas alias kentut, dan tubuh kita memproduksi sekitar 1.500 ml per hari, kira-kira dilepaskan sebanyak 10-20 kali dalam sehari, lho!

2. 99 persen kentut tidak bau

Setiap kita mendengar kata kentut, otomatis yang terpikirkan adalah baunya. Padahal ada banyak gas yang diproduksi tubuh kita, 99 persen kentut terdiri dari hidrogen, karbon dioksida, dan metana, yang menjadikan sebagian besar kentut kita tidak berbau. Sebuah penelitian menyebut bau itu berasal dari 1 persen gas yang mengandung sulfur di dalamnya.

Bakteri-bakteri dalam tubuh butuh mengonsumsi sulfur untuk menghasilkan gas. Saat kita memakan makanan yang mengandung sulfur inilah, kentut kita menjadi bau. Contoh makanan yang dimaksud adalah kacang-kacangan, bawang putih, kol, brokoli dan produk susu.



3. Kentut dapat memicu api berkobar

Yap, kamu tidak salah baca. Kentut bisa memicu api berkobar lebih besar. Hal ini disebabkan sebagian gas yang terkandung dalam kentut adalah gas metana dan hidrogen yang sifatnya mudah terbakar. Tapi jangan dicoba-coba, ya!

4. Ditahan pun kentut belum tentu hilang sendiri

Ketika kita tengah berada di tempat umum atau banyak orang, kita pasti mencoba untuk menahan kentut agar tidak keluar. Biasanya setelah ditahan beberapa saat, kentut yang sudah di ujung pantat pun hilang dengan sendirinya. Tetapi ternyata bukan berarti kentut ini hilang sendiri. Ada kemungkinan kentut ini 'hilang' karena kamu tidak sadar jika kentutnya mungkin keluar dengan sendirinya tetapi perlahan-lahan atau sedikit-sedikit. Ini karena kentut memang tak punya tujuan lain selain keluar dari tubuhmu.

5. Ada alasannya kita tidak terganggu bau kentut sendiri

Kita yang kentut, orang lain yang terganggu, mengapa kita tidak? Dijelaskan dalam sebuah video sains, alasan mengapa kita tak pernah mempermasalahkan bau kentut sendiri adalah karena kita telah terbiasa dengan baunya dari waktu ke waktu.



Simak Video "Cara Hilangkan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk Pakai Kulit Petai"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)