Rabu, 18 Des 2019 13:06 WIB

Viral Bawang Merah Bisa Tangkal Racun Ular Kobra, Ini Faktanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Jangan mudah percaya hoax karena nyawa taruhannya. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta - Belakangan ini sedang ramai teror ular kobra di beberapa daerah, terutama Depok, Jawa Barat. Terkait hal tersebut kini beredar informasi di media sosial yang menyebut bawang merah bisa dipakai untuk menangkal racun.

Berikut contoh kutipan informasi yang diunggah oleh salah satu pengguna Facebook dan telah dibagikan ulang lebih dari 400 kali:

@DAPAT info dari grup Sebelah,
Barang x ada manfat ya buwat
Sobt FB. Mengatasi gigitan ular berbisa berdasarkan Pengalaman pribadi Mas DAIMAN

Berhubung di daerah lain sedang buming Ular cobra, maka saya akan berbagi pengalaman apabila tergigit ular atau binatang apa saja yg mempunyai bisa.

Caranya : apabila tergigit ular berbisa anda secepatnya lari kerumah yg terdekat, minta bawang merah, gak usah di kupas langsung dikunyah sampai lembut, terus tempelkan pada bagian yg tergigit. Insya Allah sembuh seketika. Ini penangkal oleh2 dari orang Dayak Kalteng. dia terkena bisanya cobra sampai sudah bengkak, begitu aku tanya, katanya terkena gigit ular kobra. Ambil bawang terus dikunyah lembut dan balurkan ke bagian yg luka. Alhasil 5 menit kemudian langsung kempes. Semoga bisa membantu tuk semua orang. Trimakasih.


Menanggapi hal tersebut dokter umum Amalia Usmaianti mengaku baru mendengar bawang merah bisa dipakai jadi penawar bisa. Wanita yang akrab disapa dr Lia ini sebelumnya dua tahun mengabdi di daerah Boven Digoel, Papua, berkutat dengan berbagai jenis ular.

"Saya sempat baca juga nih. Senyum-senyum juga tapi ya saya baru pertama ini dengar bawang merah sebagai antibisa ular. Kebetulan saya pernah juga diskusi sama dokter di Papua mengenai penanganan gigitan ular karena daerah kita banyak ular berbisa," kata dr Lia saat dihubungi detikcom, Rabu (18/12/2019).

"Jangan sampe percaya hoax jiwa melayang," lanjutnya.

Pakar gigitan ular berbisa dr Tri Maharani sebelumnya pernah menjelaskan bila seseorang digigit ular maka segera cari pertolongan ke fasilitas kesehatan. Jangan mengisap luka, periksa ke dukun, atau pakai obat-obat herbal.

dr Maharani menyarankan agar korban melakukan panggilan telepon 119, yakni layanan Kementerian Kesehatan RI yang berlaku secara nasional. Bisa juga, pihak korban menelepon ke 112, nomor darurat yang disediakan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Teleponlah nomor darurat 119 atau 112, pasti ambulan datang dan ditolong," kata dia.



Simak Video "Bahaya Berita Hoax soal Kesehatan, Termasuk Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)