Kamis, 19 Des 2019 18:06 WIB

Status Kepesertaan BPJS Kesehatan Tiba-tiba Non Aktif? Ini Penyebabnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Demo menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mendatangi checkspot di RS Jantung Harapan Kita Jakarta, ditemani petugas pelayanan pengaduan RS yang dikenal dengan layanan Siap Membantu (SATU).

Dalam kunjungannya, Fachmi menjelaskan layanan SATU dikerahkan sebagai upaya peningkatan kualitas BPJS yang menangani keluhan langsung peserta BPJS di rumah sakit.

Ditemani Fachmi, salah satu petugas pelayanan pengaduan RS, Nicky Anelia, menjelaskan masalah yang kerap ditemui saat sedang bertugas adalah persoalan kepesertaan.

"Biasanya permasalahan itu lebih banyak ke kepesertaan misalnya peserta sudah tidak bayar beberapa bulan kemudian datang berobat itu kan pasti memang akan berefek ke terhambatnya pelayanan," ujar Nicky, Kamis (19/12/2019).



Nicky menambahkan peserta BPJS banyak yang belum menyadari terkait pembayaran iuran secara teratur.

"Memang mungkin karena ini juga ya belum sadarnya peserta untuk melakukan pembayaran iuran secara teratur sehingga ketika dia berobat status kepesertaan tidak aktif dan tidak bisa digunakan. Itu yang menjadi masalah sepenuhnya," tambahya.

"Ya status kepesertaan," jelas Fachmi di sela-sela pembicaraan.

Maka dari itu, peserta BPJS perlu melakukan iuran secara rutin agar tidak menghambat pelayanan, sekaligus menghindari status kepesertaan BPJS yang secara otomatis menjadi non aktif.



Simak Video "Banyak Jalan Menuju Sehat Hanya Dari Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)