Senin, 06 Jan 2020 08:57 WIB

Diidap Mendiang Ria Irawan, Kenali Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Semasa hidup, Ria Irawan bergelut melawan kanker kelenjar getah bening (Foto: Gus Mun/detikHOT)
Jakarta - Kabar duka datang dari aktris senior Ria Irawan yang meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo. Diketahui Ria mempunyai riwayat penyakit kanker kelenjar getah bening yang sudah diidapnya sejak 2004.

Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh pada getah bening ini, secara umum terbagi dalam 2 jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan lifoma non-Hodgkin. Apa yang dapat menyebabkan seseorang bisa terkena kanker kelenjar getah bening?

Mengutip dari Healthline, kanker kelenjar getah bening sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebabnya. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit ini.



Faktor risiko limfoma non-Hodgkin meliputi:

1. Defisisensi imun, ini bisa disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah akibat virus HIV (human immunodeficiency virus) atau menggunakan obat penekan
sistem kekebalan tubuh setelah transpalantasi organ.
2. Penyakit autoimun, orang yang mengidap penyakit autoimun tertentu, seperti rheumatoid arthritis dan penyalit celiac, memiliki peningkatan risiko terkena kanker kelenjar getah bening,
3. Usia, kanker kelenjar getah bening kerap terjadi pada orang yang berusia di atas 60 tahun. Namun, beberapa jenis lebih sering terjadi pada anak-anak dan bayi.
4. Infeksi, orang yang pernah mengalami infeksi seperti leukemia, infeksi bakteri pylori, infeksi virus hepatitis C dan virus Epstein-Barr (EBV) akan lebih rentan terkena kanker kelenjar getah bening.
5. Memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Faktor risiko limfoma Hodgkin meliputi:

1. Usia, terjadi banyak kasus pada rentang usia 20 sampai 30, di atas 55 tahun.
2. Pria lebih memungkinkan terkena kanker kelenjar getah bening jenis ini daripada wanita.
3. Memiliki keluarga kandung yang terdiagnosis menderita kanker jenis ini akan lebih berisiko terkena penyakit ini.
4. Menderita infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat menyebabkan monukleosis atau demam kelenjar.
5. Daya tahan tubuh yang lemah, misalnya akibat infeksi HIV atau penggunaan obat sistem kekebalan tubuh.



Simak Video "Pentingnya Peran Keluarga Dalam Dampingi Pasien Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)