Selasa, 14 Jan 2020 10:00 WIB

Terkait Alasan Zuraida Bunuh Hakim Jamaluddin, Ini Efek Psikis Perselingkuhan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Zuraida Hanum, istri yang juga tersangka pembunuhan hakim Jamaluddin. (Foto: ANTARA FOTO/Septianda Perdana)
Jakarta - Zuraida, dalam pengakuannya kala rekonstruksi pembunuhan suaminya, hakim Jamaluddin, menyebut alasan menjadi otak pembunuhan lantaran sakit hati karena suaminya kerap berselingkuh.

"Suami saya terus-menerus berselingkuh dengan perempuan-perempuan lain dan dari pertama perkawinan saya. Dia selalu mengkhianati saya," tutur Zuraida dalam rekonstruksi pembunuhan hakim Jamaluddin di lokasi pertama, kompleks OCBC, Jl Ringroad, Medan, Sumut, Senin (13/1/2020).

Mengetahui pasangan berselingkuh, itu bisa menjadi salah satu saat paling sulit dalam hidup, terutama jika tidak tahu apa dan siapa pemicunya.

Carlen Costa, seksolog dan psikoterapis, mengatakan sulit untuk memprediksi bagaimana orang bereaksi terhadap berita perselingkuhan, tetapi banyak akhirnya membuat keputusan yang kemudian mereka sesali.


"Kebanyakan orang panik dan membuat keputusan yang salah, tetapi respon yang benar (atas berita perselingkuhan) adalah mencari semua informasi yang dibutuhkan, mundur, dan berjalan pergi," katanya dikutip dari Global News.

Ketika orang dikhianati, keadaan mental mereka kadang tidak terkontrol sehingga bisa membuat seseorang kehilangan pekerjaan bahkan anggota keluarga. Sayangnya hal itu juga menyebabkan seseorang bisa melukai diri sendiri sampai terbersit keinginan bunuh diri.

"Mereka menjadi marah, lalu timbul depresi dan rasa bersalah sebelum seseorang mulai melihat cahaya lagi," tambahnya.

Ada beberapa alasan orang berselingkuh, biasanya dilakukan tanpa pertimbangan atau tidak melihat efek yang ditimbulkan setelahnya.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)